Tidur 4 Jam Sudah Cukup, Kenapa Bisa Segar?

Alasan Dibalik Tidur 4 Jam Sudah Cukup Membuat Badan Segar

Di zaman yang semakin maju seperti sekarang ini, aktivitas seseorang dituntut untuk lebih padat daripada sebelumnya. Sehingga menjadi salah satu penyebab mengapa beberapa orang memiliki waktu istirahat yang lebih singkat yakni hanya 4 jam saja.

Namun, menariknya dengan waktu istirahat yang singkat itu, ternyata bisa membuat badan tetap segar dan bugar. Secara umum, seseorang yang kurang istirahat seharusnya merasa lemas di esok harinya buka?

Lalu, apa sebenarnya rahasia dibalik tidur 4 jam sudah cukup?

Bagi Anda yang memiliki aktivitas padat, tentunya penasaran kenapa orang yang tidur dalam waktu singkat terlihat segar. Nah, berikut akan dijelaskan alasannya.

Alasan Dibalik Tidur 4 Jam Sudah Cukup Membuat Badan Segar

1. Tentang short sleeper syndrome

Sudah pernah mendengar tentang istilah SSS atau Short Sleeper Syndrome? Mungkin hampir sebagian besar orang masih cukup asing dengan istilah kesehatan yang satu ini.

Apalagi kondisi SSS hanya di alami oleh beberapa orang saja yang berarti tidak semua orang merasakannya. SSS merupakan kondisi tidur  abnormal yang dialami oleh sebagian orang saja dan tanpa sengaja membatasi waktu tidurnya.

Umumnya, seseorang yang mengalami SSS ini hanya bisa tidur dalam waktu sekitar 3-4 jam saja. Lumayan singkat bukan?

Menariknya, meski memiliki waktu tidur yang lebih singkat, merek bisa bangun dalam keadaan sehat dan bugar. Bahkan lebih bertenaga dibandingkan dengan mereka yang memiliki waktu tidur sesuai standarnya yakni 7-8 jam.

2. Bagaimana SSS terjadi?

Salah satu alasan mengapa Short Sleeper Syndrome bisa terjadi karena adanya pola perubahan waktu tidur pada saat masih anak-anak hingga remaja. Bahkan, kondisi terparahnya biasanya berkelanjutan hingga usia dewasa.

Selain faktor tersebut, kondisi SSS ini juga disebabkan karena adanya mutasi gen dari anggota keluarga lainnya.

Umumnya saat tertidur, tubuh akan mengalami berbagai macam proses perbaikan sel termasuk sel otak. Untuk prosesnya sendiri, antara satu orang dengan orang lainnya membutuhkan waktu yang berbeda-beda.

Kondisi mutasi gen penyebab SSS inilah yang dapat memicu perbaikan sel cenderung lebih singkat saat tidur.

3. Apakah SSS aman untuk kesehatan?

Bagi seseorang yang memiliki sistem imun baik atau sehat, kondisi SSS ini tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Hal tersebut terjadi karena mereka beraktivitas sesuai dengan jam biologisnya masing-masing.

Seperti yang kita tahu, bagi beberapa orang, tidur sebentar saja sudah dapat memenuhi waktu untuk meregenerasi sel sehingga waktu tidurnya menjadi lebih berkualitas dan efisien.

Namun perlu diketahui, kondisi short sleeper syndrome atau SSS ini tidak dialami oleh semua orang. Jadi bagi Anda yang tidak terbiasa dengan kondisi SSS ini, sebaiknya mengatur pola istirahatnya lebih normal atau sesuai standar yakni 7-8 jam.

4. Pemicu tidur terlalu singkat

Ada beberapa kebiasaan yang ternyata dapat menjadi pemicu tidur menjadi terlalu singkat. Mungkin beberapa dari Anda tidak menyadari bahwa aktivitas yang dilakukan dapat membuat kualitas tidur menjadi berkurang.

Berikut ini beberapa pemicu yang dapat menyebabkan waktu tidur menjadi terlalu singkat, diantaranya yaitu :

  • Perubahan waktu kerja
  • Adanya tekanan kejiwaan
  • Kebiasaan mengonsumsi kafein
  • Mengalami penyakit kronis
  • Merokok yang terlalu berlebihan
  • Mengonsumsi obat yang mengandung simultan seperti kokain dan amfetamin.

Baca Juga :

Demikian beberapa penjelasan tentang alasan mengapa orang yang tidur 4 jam sudah cukup, badannya bisa segar dan bugar. Bagi Anda yang memiliki waktu istirahat normal, sebaiknya melakukan kebiasaan tidur sesuai dengan standarnya. Semoga bermanfaat!




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.