Mengenal Lebih Dalam, Siti Hardijanti Rukmana
Sumber : Cendana TV

Siapa yang tidak kenal perempuan parubaya ini, beliau adalah sosok wanita yang memiliki jiwa pejuang dan semangat kesetaraan. Hal ini terlihat dari karir hidupnya yang tidak pernah absen mengisi peran penting di Negeri ini. Makanya, Siti Hardijanti Rukmana atau biasa di panggil Mbak Tutut ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Terutama bagi masyarakat yang mengikuti berita dan perkembangan perpolitikan di Indonesia. Siti Hardijanti Rukmana memulai kiprah pertamanya dari partai Golkar. Partai Pohon Beringin ini menjadi kendaraan beliau untuk mengantarkannya ke gedung Senayan.

Membawa berbagai solusi dan inovasi yang ditawarkan untuk Negeri ini. Banyak prestasi yang beliau dapat ketika menjadi seorang Anggota Dewan.

Ia merupakan putri dari mantan presiden Indonesia ke-2 “Soeharto”. Terlahir dari darah biru, memudahkannya dalam berkontribusi untuk Negara. Salah satunya menjadi Menteri saat Ayahnya menjabat Presiden. Lebih tepatnya, Menteri Sosial Indonesia.

Ketika menjadi seorang Menteri, beliau tidak memiliki kesempatan yang banyak. Karena setelah diangkat, terjadi kerusuhan 98 yang hingga saat ini masih meninggalkan luka.

Sebelumnya, Mbak Tutut juga pernah menjadi PLT Ibu Negara Indonesia menggantikan Ibu Kandungnya karena sudah meninggal dunia. Di sela-sela menjadi Ibu Negara, beliau juga menjadi Anggota Dewan aktif. Jadinya, tidak bisa dibayangkan kesibukannya ketika mendapat peran ganda. Pastinya, kegiatan beliau sangat padat.

Ia juga pernah menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia ke 10. Masa jabatannya sekitar tahun 1992 sampai 1998. Hal ini membuktikan bahwa anak dari presiden ke 2 ini memiliki jiwa humanisme yang lumayan besar. Rasa empati dalam dirinya menjadikan beliau harus merangkap tugas yang banyak.

Baca Juga :

Sekian profil singkat dari Siti Hardijanti Rukmana. Semoga semangat dan jiwa kesetaraan yang beliau kampanyekan didengar oleh kaum perempuan untuk aktif menjadi agen perubahan bagi Negara ini.

No ratings yet.

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.