5 Strategi Bisnis Retail dengan Merujuk pada Keinginan dan Keluhan Pelanggan

Strategi Bisnis Retail dengan Merujuk pada Keinginan dan Keluhan Pelanggan

Strategi Bisnis Retail – Dalam berdagang, kita harus melihat lebih mendalam soal pelanggan ini. Dulu, seorang pebisnis bisa saja sewenang-wenang dengan pembeli karena kurangnya saingan.

Tapi sekarang, jangan coba-coba melakukan hal yang menjatuhkan citra bisnis Anda di mata pelanggan. Sekali saja berbuat salah, maka mereka dengan senang hati akan berpindah ke pesaing Anda.

Sebagai langkah strategi bisnis retail yang super nendang untuk mendongkrak nama bisnis di mata masyarakat umum, tentunya harus dengan ide yang brilian.

Ide brilian sebetulnya bisa ditemukan dengan sangat mudah. Cobalah sedikit lebih memperhatikan keinginan dan keluhan pelanggan Anda saat ini.

Simak apa saja yang muncul di pikiran pelanggan sehingga pelayanan yang Anda berikan lebih tertarget. Baik dalam hal penyediaan barang maupun terhadap kenyamanan pelanggan pada saat berada di toko Anda.

Strategi Bisnis Retail dengan Melihat Keinginan dan Keluhan Pelanggan

1. Persediaan barang yang lengkap dalam 1 lokasi

Melihat keluhan dan keinginan para pelanggan dewasa ini memberikan peluang bagi para pemilik modal untuk merangkul konsumen yang kebanyakan menyasar para ibu rumah tangga.

Mereka, para pemilik modal sadar bahwa ibu rumah tangga menginginkan suatu tempat berbelanja dimana semua yang mereka inginkan berada dalam satu lokasi. Sehingga tidak lagi membutuhkan energi untuk berpindah dari satu toko ke toko yang lainya.

Dengan menargetkan konsumen ibu rumah tangga, maka muncullah berbagai tempat perbelanjaan yang super wah. Dimana di dalamnya tersedia berbagai kebutuhan rumah tangga seperti kebutuhan dapur sampai perkakas standar yang sering digunakan oleh suami mereka dalam melakukan perbaikan kecil di rumah.

Nah, kalau ingin mengembangkan bisnis Anda menjadi suatu bisnis yang lebih power full, maka sebaiknya mulai sekarang lengkapi produk Anda sedikit demi sedikit.

Misalnya saat ini Anda sedang membuka toko beras, ada baiknya jika sudah mapan dalam mengolah bisnis beras tersebut mulailah memberanikan diri untuk pengadaan telur, minyak atau bawang merah/putih sebagai pelengkap usaha beras Anda.

Dengan demikian, target pasar Anda semakin berkembang yang berujung pada peningkatan omset dagangan.

2. Harga yang murah

Harga yang murah merupakan idaman bagi semua pelanggan, sehingga layaknya Anda harus mengatur strategi bagaimana menemukan seorang supplier yang memberikan produk dengan harga bersaing.

Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh barang lebih murah. Seperti mendatangkan barang langsung dari distributor atau membeli barang dengan cara cash sehingga Anda akan memperoleh discont.

Adapun teknik yang lebih ekstrim yaitu melakukan kerjasama dengan para pedagang retail sejenis untuk mendapatkan harga yang murah. Teknik ini dilakukan agar para supplier tidak seenaknya memberikan harga pada waktu tertentu.

3. Tempat parkir yang aman dan gratis

Banyak yang mengeluhkan soal parkir yang aman dan gratis jika berkunjung ke pusat perbelanjaan. Masalah yang sering terjadi misalnya saja, Anda masuk ke suatu toko. Hanya beberapa menit dan keluar tanpa membeli barang karena memang yang dicari tidak ada, tetapi Anda tetap diminta membayar uang parkiran sebesar Rp 2.000,-. Apakah Anda merasa tidak rugi dengan hal tersebut?

Masalah lain yang umumnya terjadi adalah tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat yang sering terjadi kesan diskriminatif. Parkir kendaraan roda dua berada jauh dari pintu masuk toko/swalayan, bahkan ada yang menempatkannya di area pojok dan terpencil.

Sedangkan roda empat berada dekat sekali dengan pintu masuk, security yang mondar mandir hanya di area parkiran mobil.

Kalau Anda merasa tidak adil dengan kondisi di atas, artinya pelanggan Anda pun demikian.

Maka dari itu, salah satu strategi bisnis retail adalah menata dengan baik tempat parkir kendaraan pelanggan Anda. Jangan sampai mereka merasa tidak mendapat perhatian dan hanya menjadi bahan eksploitasi. 

4. Suasana tempat berbelanja yang nyaman

Salah satu alasan terbentuknya pasar modern adalah pelaku usaha ingin memberikan kenyamanan bagi mereka yang ingin menikmati suasana berbelanja yang nyaman dan aman.

Jika pelanggan sudah menginginkan kenyamanan dan keamanan, maka harga akan menjadi nomor 2 bagi mereka.

Kalau menerapkan kenyamanan dan keamanan serta menerapkan harga jual yang lebih rendah, maka target pasar Anda akan lebih luas. Mulai dari kalangan bawah sampai kalangan menengah/atas.

5. Memiliki fasilitas umum

Tempat yang baik adalah tempat dimana fasilitas ibadah, buang air atau mungkin taman bermain untuk anak tersedia dengan perawatan yang memadai. Sehingga sebagai pengusaha, Anda tidak boleh menyepelekan hal tersebut karena menyangkut kepuasan pelanggan.

Masalah yang sering terjadi adalah seseorang yang sedang berbelanja jika mengingat bahwa mereka belum menyelesaikan kewajiban sebagai orang yang beragama akan terburu-buru dalam berbelanja. Alhasil, mereka hanya membeli seadanya dan seingatnya saja.

Dengan demikian, harapan agar pelanggan memaksimalkan waktu belanja di toko Anda tidak tercapai.

Contoh lainnya adalah pelanggan yang membawa anak turut serta. Mereka juga lebih sering meninggalkan tempat perbelanjaan bukan karena sudah tidak ada yang dicari dan diinginkan, melainkan karena anaknya lagi rewel atau anaknya minta sesuatu yang belum bisa dipenuhi oleh orang tuanya.

Kalau Anda memberikan sesuatu yang membuat anak mereka (pelanggan Anda) betah menemani ibu mereka berbelanja, niscaya peluang untuk memperoleh omset yang besar dari pelanggan tersebut lebih maksimal.

Baca Juga :

Dengan melakukan strategi bisnis retail di atas, lambat laun bisnis Anda akan berkembang dan menjadi bisnis yang tidak akan mudah dikalahkan oleh pesaing Anda.

No ratings yet.

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.