Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula

Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula

Anda akan interview kerja untuk pertama kali? Bagi Anda para pencari kerja pemula, rasa senang bercampur grogi dan cemas kerap kali muncul ketika akan menghadapi tahapan interview kerja. Hal ini tentu tidak mengherankan karena memang pengalaman pertama bagi mereka para pencari kerja pemula.

Meski demikian, jangan sampai perasaan grogi dan cemas tersebut menyebabkan Anda gagal dalam tahap interview. Jadi, singkirkan perasaan tersebut dan mulailah mempersiapkan diri Anda sebaik dan semaksimal mungkin. Berikut ini ada beberapa cara menghadapi interview kerja bagi pemula yang patut Anda coba.

5 Trik Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula

1. Cari tahu profil perusahaan

Cara menghadapi interview kerja bagi pemula yang pertama adalah mencari informasi tentang perusahaan yang dituju. Jangan sampai terlalu gembira hingga lupa tak membekali diri dengan informasi yang cukup tentang perusahaan dan tentang posisi yang sendang Anda lamar. Jadi, pelajari perusahaan yang dilamar sesegera mungkin.

Bukan hanya informasi secara umum, tetapi lebih detail tentang perusahaan tersebut. Baik melalui situs resmi maupun berita. Ini penting supaya dapat mengetahui visi dan misi perusahaan serta bagaimana skill Anda bisa sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.

2. Perhatikan penampilan

Sebagai seorang pemula yang datang untuk interview kerja, maka Anda tak boleh mengesampingkan penampilan. Jangan asal datang, tetapi berikan penampilan yang terbaik dan semenarik mungkin.

Seperti memakai pakaian yang rapi dan bersih, menggunakan sepatu yang bersih, menata rambut dengan rapi serta yang cukup penting jangan lupa tersenyum. Dengan tersenyum, Anda akan terlihat lebih percaya diri. Sebaliknya, semenarik apapun penampilan Anda namun pelit senyuman, akan menjadi nilai minus.

3. Perhatikan gesture atau bahasa tubuh

Jabatan tangan bisa langsung mencerminkan karakter atau kepribadian seseorang. Apabila jabatan tangan Anda terlalu lemah, pewawancara akan menangkap kesan kurang percaya diri atau kurang bersemangat. Sementara jika terlalu erat, Anda bisa dianggap agresif atau terlalu pede.

Sambil memperkenalkan diri, jabatlah tangan pewawancara dengan tegas. Artinya, tidak terlalu lemah, tapi juga tidak terlalu kencang. Akan tetapi, jangan sampai Anda jadi lupa menyimak ketika pewawancara menyebutkan namanya, ya.

Selain itu, menyilangkan kedua tangan di dada akan memberi kesan defensif atau menantang lawan bicara. Karena itu, ambilah langkah paling aman, yakni meletakkannya di atas pangkuan. Hal ini juga sekaligus untuk membatasi gerakan tangan yang berlebihan.

Berbicara sambil menggerakkan tangan memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan diri senyaman mungkin, serta membantu memperjelas ucapannya. Akan tetapi, kalau tidak dikendalikan, sikap ini justru akan mengganggu suasana wawancara. Konsentrasi pewawancara bisa buyar karena gerakan tangan Anda yang tidak perlu.

4. Menjaga kontak mata

Rasa gugup kadang kala membuat seseorang sulit fokus menatap lawan bicaranya, dan akhirnya menunduk atau melihat ke berbagai arah. Sama halnya dengan jabat tangan, Anda juga harus menjaga kontak mata agar tidak terlalu berlebihan hingga membuat pewawancara gelisah atau tidak nyaman.

Berikanlah tatapan yang sealami mungkin, namun mampu memancarkan antusiasme Anda terhadap jalannya wawancara. Apabila merasa kurang nyaman menatap mata pewawancara terlalu lama, Anda boleh sesekali melirik ke sisi lain ketika sedang memikirkan jawaban.

5. Tonjolkan kelebihan diri Anda

Terkadang sebagai pemula merasa dilema ketika diminta untuk menjelaskan apa saja kelebihan yang dimiliki. Ketika menghadapi interview kerja bagi pemula, rasa grogi wajar saja terjadi tetapi usahakan jangan terlalu diperlihatkan.

Untuk itu, ketahui kelebihan Anda yang sesuai untuk posisi pekerjaan yang ditawarkan perusahaan tersebut. Lalu tonjolkan apa saja yang menjadi kelebihan Anda secara singkat, padat sesuai dengan kenyataan sehingga perusahaan akan merasa rugi kalau harus melewatkan Anda. Jangan sampai melebih-lebihkan kemampuan yang sebetulnya tidak Anda miliki.

Baca Juga :

Dari beberapa trik di atas, mungkin membuat Anda merasa banyak sekali yang harus dilakukan saat akan interview kerja. Namun semoga trik atau tips di atas bisa membantu Anda dalam menghadapi tahap wawancara atau interview kerja agar bisa mendapatkan kesempatan lebih besar untuk diterima. Selamat mencoba!

5/5 (1)

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.