Apakah ada cara membuat pupuk NPK organik sendiri? NPK merupakan penyubur tumbuhan yang terdiri dari tiga jenis unsur hara, yaitu nitrogen, fosfor, dan kalium. Ada banyak merek bisa ditemukan di pasaran dengan harga bervariasi.
Kabar baiknya, ternyata Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan sederhana untuk menghasilkan pupuk ini. Tidak harus ahli dalam bidang pertanian, asal teliti, hasilnya tidak akan kalah jauh dari produksi pabrik.
Daftar Isi
Persiapan Bahan Pupuk NPK Organik
Berikut bahan pembuat pupuk yang pasti bisa Anda dapatkan dengan mudah di sekitar rumah. Jika selama ini hanya menjadi limbah, sekarang akan berubah menjadi cairan berharga yang sangat berguna bagi tanaman. Apa saja bahannya?
1. Dedaunan Gamal
Sebagian orang mungkin masih asing dengan nama daun ini. Tergolong sebagai jenis perdu yang daunnya berukuran kecil serta terdapat bulu halus.
Gamal menjadi sumber nitrogen utama yang baik untuk pertumbuhan tanaman saat masa vegetatif. Kumpulkan kira-kira sebanyak 500 gram.
2. Batang Pohon Pisang Belum Berbuah
Selajutnya, Anda perlu mencari batang pohon pisang sebagai sumber fosfor. Syaratnya pohon tersebut belum pernah berbuah. Cukup ambil seberat 500 gram saja.
3. Kulit Pisang
Sementara untuk sumber kalium berasal dari limbah kulit pisang seberat 500 gram. Tidak ada ketentuan khusus, Anda bisa memakai jenis apapun.
4. Air Bekas Cucian Beras
Mengingat pupuk yang dibuat nanti berbentuk cair, maka Anda membutuhkan media berupa air cucian beras. Banyaknya sekitar 3 liter.
5. Gula Merah
Anda juga membutuhkan gula merah sebanyak 2 ons untuk menjadi bakteri pengurai. Apabila tidak ada, bisa menggantinya dengan molase atau gula putih.
6. Mol Tape
Bahan lain yang juga dipakai dalam cara membuat pupuk NPK organik sediri adalah mol tape sebanyak 200 ml. Fungsinya adalah untuk bahan fermentasi. Jika tidak bisa memperolehnya, ganti saja dengan EM4.
7. Jerigen Besar
Semua bahan-bahan tersebut nantinya perlu ditampung dalam jerigen besar dengan kapasitas 5 liter.
Langkah Pembuatan Pupuk NPK Organik
Sudah tidak sabar ingin mempraktekkan cara membuat pupuk NPK organik sendiri? Silahkan ikuti langkah di bawah ini tanpa terlewat satupun.
- Potong-potong halus daun gamal dan kulit pisang untuk selanjutnya diblender bersama air cucian beras.
- Tumbuk batang pohon pisang hingga halus.
- Setelah tiga bahan hancur lembut, campur menjadi satu ke dalam wadah besar.
- Tambahkan mol tape agar bahan-bahan tersebut terfermentasi dengan baik.
- Jangan lupa masukkan pula gula merah yang bertugas mengaktifkan mikroorgaisme pada tape.
- Apabila cairannya terlalu kental, Anda bisa menambahkan kembali air cucian beras.
- Masukkan caira ke dalam jerigen, tutup rapat, dan diamkan selama 15-20 hari. Setiap hari tutup jerigen harus dibuka sebentar untuk mengeluarkan gas.
- Setelah waktunya cukup, saring cairan NPK organik. Selajutnya, NPK siap dipakai untuk menyuburkan tanaman.
Baca Juga :
- Cara Membuat Pupuk Bokashi dari Kotoran Ternak Menurut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
- Dosis Furadan untuk Cabe, Ampuh Basmi Hama Tanaman
- Cara Menanam Tomat yang Baik dan Benar Menurut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
Aturan Pakai Pupuk NPK Organik
Supaya pupuk buatan sendiri berfungsi optimal, gunakan aturan pemakaian berikut ini:
- Siramkan larutan pupuk NPK organik secara mengeliling pada media tanaman.
- Usahakan cairan NPK tidak mengenai bagian daun maupun batang. Setidaknya beri jarak sekitar 10 cm dari pohon.
- Anda hanya perlu menyiramkan pupuk NPK seminggu sekali. Dosis berlebihan justeru akan membuat tanaman cepat mati.
- Idealnya waktu pemupukan dilakukan sebelum jam 10.00 pagi atau sore setelah pukul 15.00.
Cara membuat pupuk NPK organik sendiri ternyata mudah, bukan? Selain harganya lebih murah, pupuk ini juga lebih ramah lingkungan. Anda hanya perlu memanfaatkan bahan alami serta limbah di sekitar.






































