3 Pertimbangan Saat Mengajukan Pinjaman Dana Tunai

Pertimbangan Saat Ajukan Pinjaman Dana Tunai

Pinjaman dana tunai banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti dengan namanya, pinjaman ini akan memberikan dana tunai kepada peminjamnya.  Ada beberapa alasan mengapa seseorang mengajukan peminjaman dana tunai, namun yang paling sering dijadikan sebagai alasan adalah mencukupi kebutuhan produktif maupun konsumtif seperti renovasi rumah, menikah, membangun rumah.

Khusus yang bersifat produktif, biasanya digunakan sebagai tambahan modal bisnis. Bisnis yang kekurangan modal hanya akan membuat pergerakan bisnis menjadi terbatas dan susah berkembang. Oleh sebab itulah meminjam dana secara tunai bisa dijadikan sebagai angin segar dan bisa menjadi solusi terhadap masalah keuangan yang sedang dialaminya.

Mendapatkan Pinjaman Dana Tunai

Untuk bisa mendapatkan pinjaman dana tunai ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah melalui bank, kelemahan dari meminjam dana di bank adalah syaratnya rumit sehingga proses dan pencairan dananya menjadi lebih lama.

Yang kedua adalah di FinTech, kelemahannya adalah jika bisnis Anda tidak potensial, Anda akan kesulitan mendapatkan investor karena di Fintech tersebut investor dan pencari modal berkumpul di dalam satu wadah yang sama.

Terakhir adalah di perusahaan leasing. Leasing ini menjadi salah satu solusi pembiayaan konsumtif dan produktif yang saat ini banyak dipilih. Selain prosesnya mudah dan cepat, ada berbagai macam produk pembiayaan yang bisa dipilih untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Pertimbangan Saat Ajukan Pinjaman Dana Tunai

Anda yang berniat mengajukan peminjaman dana secara tunai, ada beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan seperti berikut ini:

1. Tujuan

Hal pertama yang harus diketahui adalah tujuan. Apa tujuan Anda mengajukan pinjaman dana tunai tersebut. Jika untuk mencukupi kebutuhan konsumtif, maka harus tahu kemampuan finansial Anda seperti apa ke depannya, terutama setelah melakukan pinjaman tersebut.

Hal itu dikarenakan kebutuhan konsumtif tidak bisa menghasilkan keuntungan bagi Anda. Kecuali jika pembiayaan yang diajukan untuk modal kerja Anda akan mendapatkan keuntungan dari pinjaman tersebut.

2. Hitung besarnya kebutuhan

Setelah menetapkan tujuan untuk apa pinjaman tersebut, langkah yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah hitung besarnya kebutuhan. Jangan menghitung berdasarkan keinginan.

Kebutuhan akan selalu disesuaikan dengan kondisi finansial, berbeda dengan keinginan yang mana melebihi dari kemampuan finansial.

3. Tenor

Setelah menentukan jumlah pinjaman, Anda harus mempertimbangkan tenornya. Semakin cepat tenor yang dipilih semakin besar cicilan yang harus Anda tanggung di setiap bulannya. Begitupun sebaliknya, semakin lama tenornya semakin kecil cicilan.

Sesuaikanlah tenor dengan kemampuan finansial Anda, jangan memaksakan diri agar bisa membayar cicilan sampai lunas.

Baca Juga :

Untuk mendapatkan pinjaman uang tunai, Anda bisa menggunakan jasa kami. Kami dari CSUL Finance bisa menjadi solusi berbagai macam pembiayaan baik untuk konsumtif maupun produktif.

Kami memiliki pembiayaan modal kerja untuk pebisnis yang membutuhkan modal dalam menjalankan bisnisnya. Sedangkan untuk konsumtif, kami memiliki pembiayaan multiguna yang mana tidak hanya untuk membiayai kredit mobil saja namun juga kebutuhan yang lainnya.

Kami juga akan membuat proses pinjaman dana tunai Anda lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Sehingga jangan pernah ragu lagi mengajukan pinjaman ke pada kami sekarang juga.

5/5 (2)

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.