Investasi Jangka Pendek – Investasi merupakan hal yang sudah sering dilakukan oleh sebagian orang, berbeda lagi dengan sebagian lainnya yang belum mengenal apa itu investasi. Adapula yang baru mengenal investasi dengan sebutan lazim-nya pemula. Biasanya sebagai seorang pemula, bingung mencari jenis investasi yang cocok.
Nah berikut beberapa jenis investasi jangka pendek bisa Anda coba. Pasalnya, dengan jangka pendek atau kurang dari 1 tahun saja Anda sudah bisa merasakan manfaatnya. Oke, berikut yang bisa Anda coba.
Daftar Isi
Jenis Investasi Jangka Pendek Menguntungkan
1. Tabungan
Nah, pasti sudah sering dengar kan apa itu tabungan. Yupz, menyisihkan uang dengan cara menyimpannya di bank atau celengan. Dikarenakan Anda sudah mulai belajar berinvestasi, disarankan untuk mulai menyimpan uang di bank saja. Sebab di sana, selain ada jaminan keamanan, Anda juga akan mendapatkan keuntungan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kemudahan lainnya, Anda bisa menarik uang sesuai kebutuhan melalui kartu ATM. Walaupun dibilang memiliki keuntungan yang kecil, tabungan tidak memiliki kewajiban menyetorkan dana pada waktu yang ditentukan. Sehingga, si empunya bebas menambah saldo tabungan kapanpun waktunya.
2. Deposito
Deposito salah satu jenis produk bank. Bertujuan memberi manfaat dan kemudahan kepada Nasabah dengan sistem menyimpan dana dalam jangka waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selama itu pula dana baru bisa dicairkan, jika sudah jatuh tempo.
Misalnya antara Nasabah dan pihak bank ada perjanjian deposito jangka 2 bulan, maka uang akan cair setelah 2 bulan. Jika Anda mencairkan sebelum jatuh tempo, bisa dipastikan akan mendapat denda yang harus dibayar.
Biasanya deposito dimulai dari jumlah uang sekitar lima juta. Dengan suku bunga yang lebih tinggi daripada tabungan, antara 4-8%. Semakin lama deposito yang Anda pilih, maka keuntungan yang didapat juga besar. Keuntungan lainnya, deposito tidak memiliki risiko kerugian. Akan tetapi keuntungan bisa menurun atau merendah tergantung inflasi.
3. Saham
Saham adalah bukti kepemilikan seseorang terhadap suatu bagian dari perusahaan atau perseroan terbatas. Sekarang sudah banyak yang mencoba investasi jenis ini. Pasalnya jika sudah memiliki saham, maka secara langsung Anda bisa dikatakan memiliki perusahaan. Tapi tergantung seberapa besar jumlah dana Anda dalam menginvestasikan saham di perusahaan tersebut.
Jika sedang dalam masa baik dan keuntungan meningkat, maka nilai saham yang dimilikipun akan ikut meningkat. Bentuk dari investasi ini adalah berupa lembaran kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan isi menerangkan bahwa pemilik surat tersebut adalah pemilik dari perusahaan sekian persen.
4. Peer To Peer Lending
Terobosan baru yang juga diminati oleh masyarakat. Peer to peer lending adalah jenis investasi jangka pendek yang memberikan kemudahan, keamanan dan keuntungan dalam investasi. Konsepnya sama seperti pinjam-meminjam uang.
Ada yang memulai dengan modal seratus ribu, bahkan puluhan ribu pun ada. Platform-platform sudah mulai banyak bermunculan untuk sarana investasi jenis ini. Maka dari itu, pelajari jenisnya dan pastikan Anda tidak salah pilih investasi. Investasi melalui platform online ini akan mempertemukan dua belah pihak di mana transaksi pinjam meminjam akan terjadi.
Sayangnya resiko ditanggung pihak Investor, apalagi investasi jenis ini tidak bernaung di bawah keuangan resmi pemerintah. Hal ini bagi beberapa orang tidak masalah, sebab besar imbal balik investasi bisa dikatakan cukup banyak mencapai 15% daripada investasi jenis lainnya.
Baca Juga :
- Agar Cepat Kaya, Berikut Cara Mengatur Keuangan yang Benar
- 3 Strategi Sederhana Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil
- Bagaimana Cara Memilih Investasi untuk Pemula?
Nah, demikian beberapa jenis investasi jangka pendek yang bisa Anda coba. Tidak ada salahnya mencoba, sebab tanpa mencoba Anda tidak akan tahu bagaimana rasanya menjadi seorang Investor. Selain itu, kesempatan untuk mengembangkan finansial pun akan terbuka lebar dengan berinvestasi.

































