Pernahkah Anda merasakan kebutuhan mendadak yang perlu segera dipenuhi, meski belum menyiapkan Anggaran khusus? Misalnya atap rumah bocor saat hujan turun selama seminggu berturut-turut. Bisa juga Anda sudah membuat Budget, namun Anda membutuhkan dana tambahan di tengah jalan.
Kedua contoh tersebut dapat diatasi dengan adanya Pinjaman Tanpa Agunan (KTA), Anda. Ingin tahu lebih banyak tentang KTA? Yuk, simak empat poin berikut ini.
Apa itu KTA
KTA merupakan produk lembaga perbankan atau lembaga keuangan non bank yang memberikan jalur kredit kepada nasabah tanpa memerlukan barang sebagai jaminan. Jadi bagaimana penyedia KTA memastikan bahwa calon debiturnya bertanggung jawab?
Sebagai aturan, keputusan tentang persetujuan atau penolakan permohonan pinjaman dibuat secara prosedural oleh pemberi pinjaman.
Mulai dari verifikasi data pribadi dan mengkonfirmasi kepada kerabat dari nasabah tersebut, riwayat kredit nasabah yang tercatat melalui verifikasi BI (BI Checking).
Riwayat kredit baik atau buruk ditentukan oleh keakuratan nasabah dalam membayar cicilan seperti tagihan kartu kredit, KPR, atau kredit kendaraan.
Fungsi KTA
Kehadiran KTA akan sangat berguna bagi Anda di saat-saat mendesak atau khusus seperti biaya renovasi, biaya pengobatan, biaya pernikahan, dll.
Karena sifatnya sebagai produk kredit konsumtif, maka tidak terkait dengan kebutuhan khusus seperti kredit kendaraan atau KPR.
Keberadaan KTA juga mengurangi tekanan pada nasabah yang tidak memiliki kartu kredit atau yang ingin mengajukan pinjaman dengan jumlah ringan hingga sedang. Batas kredit yang diberikan oleh pemberi kredit bervariasi, dari jutaan rupiah hingga puluhan juta.
Meski tidak banyak, namun ada sebagian kreditur yang memberikan batas pinjaman dari puluhan bahkan hingga ratusan juta rupiah. Tentunya besaran pinjaman yang disetujui disesuaikan dengan kemampuan bayar (solvabilitas) pemohon. Penyedia KTA biasanya menyetujui pengajuan pinjaman tidak melebihi 40-60% dari total pendapatan penerima pinjaman.
Persyaratan KTA
Setiap lembaga keuangan memiliki persyaratannya masing-masing. Bisa dibilang proses pengajuan KTA tidak begitu rumit dibanding dengan jenis kredit yang lain.
Biasanya, mereka menetapkan usia klien antara 21 hingga 60 tahun, dan berstatus Profesional dengan penghasilan minimum tertentu. Semua kriteria telah dirumuskan untuk memastikan nasabah dapat membayar utangnya.
Selain itu, penyedia KTA mewajibkan fotokopi dokumen identitas diri seperti KTP, kartu keluarga, NPWP, surat keterangan penghasilan karyawan, izin praktik profesi, dan SIUP / TDP beserta fotokopi rekening giro atau tabungan dari tiga bulan terakhir bagi pemilik usaha.
Baca Juga :
- Syarat – Syarat Mengajukan Kredit Mobil Bekas
- Punya Hobi Fotografi Tapi Belum Punya Kameranya? Gunakan Kredit Online yang Satu Ini untuk Membeli Kamera Kamu!
- Mempertimbangkan Asuransi Kredit Perdagangan untuk Bisnis Anda
Pemberi KTA yang dapat dipercaya
Hal ini adalah suatu keharusan untuk Anda yang membutuhkan KTA. Pastikan untuk mengajukan pinjaman dari lembaga keuangan yang terpercaya. Jangan biarkan praktik rentenir modern yang banyak bertebaran di internet menjadi pilihan Anda.
Anda dapat mengetahui seberapa kredibel pemberi KTA melalui ulasan di Internet. Hal terpenting untuk memastikan pemberi KTA pilihan Anda aman terpercaya adalah mendapatkan persetujuan resmi dari OJK, baik itu terhadap badan usahanya maupun produk yang ditawarkannya.
Itulah empat hal yang harus Anda ketahui tentang pinjaman tanpa agunan (KTA). Tetap hati-hati, jangan sampai kemudahan yang ditawarkan internet saat menjadi masalah baru bagi kehidupan Anda.

































