Strategi Jitu Bagi Anak Muda dengan Gaji UMR Jakarta untuk Beli Rumah

0
Strategi Jitu Bagi Anak Muda dengan Gaji UMR Jakarta untuk Beli Rumah

Bisa memiliki rumah sendiri, tentunya menjadi impian besar yang ingin dicapai semua orang terutama bagi mereka yang telah berkeluarga. Namun, seperti yang kita tahu, untuk membeli sebuah rumah yang layak, tidak semua kalangan bisa melakukannya. Terlebih, setiap tahunnya harga rumah cenderung naik.

Hal inilah yang kemudian membuat pesimis, tak terkecuali bagi mereka pemuda Jakarta yang gajinya hanya sebatas UMR. Nah, apakah Anda salah satunya?

Sebenarnya, bukan hal mustahil bisa memiliki rumah impian, meskipun pemasukan bulanan Anda hanya sebatas gaji UMR Jakarta. Berikut beberapa strategi yang bisa dicoba.

Tips Beli Rumah, Bagi Anak Muda dengan Gaji UMR Jakarta

1. Menabung

Ini adalah strategi mutlak yang harus dilakukan jika Anda adalah karyawan yang pendapatannya cuma berasal dari gaji. Begitu menerima gaji tersebut, Anda harus menyisihkan sebagiannya untuk ditabung (dengan alokasi khusus DP rumah ya).

Sebelum menyisihkan untuk tabungan tersebut, Anda tentunya harus menghitung berapa jumlah uang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan berbagai kebutuhan yang lainnya. Kurangi gaji Anda dengan total kebutuhan tersebut sehingga Anda bisa menyimpan sisanya sebagai tabungan. 

Jangan gunakan persentase untuk menentukan tabungan, karena ini adalah tindakan yang salah. Logikanya adalah jika Anda menentukan jumlah tabungan menggunakan persentase, maka saat ada sisa uang atau bahkan kenaikan gaji, bisa-bisa Anda menggunakannya untuk kegiatan konsumtif.

Padahal, jika dibandingkan dengan itu, sisa uang yang ada ataupun jumlah gaji yang naik itu lebih baik tetap dimasukkan ke dalam tabungan walaupun hanya sedikit.

2. Tentukan target harga rumah yang Anda inginkan

Supaya tidak lelah menabung, maka Anda perlu melakukan strategi yang kedua ini, yakni menentukan target harga rumah. Untuk tujuan ini, Anda bisa melakukan survei kecil-kecilan terlebih dahulu supaya bisa mendapatkan gambaran kasar berapa jumlah uang yang akan dijadikan DP dan berapa cicilan yang akan ditanggung nantinya.

Cari referensi di internet atau mendatangi pameran property di kota Anda. Jangan ragu untuk bertanya hingga mendetail, sebagai bahan pertimbangan. Semakin banyak masukan, tentu saja akan lebih bagus.

3. Manfaatkan KPR bersubsidi

Bila memang berniat untuk membeli rumah dengan cara kredit, tak ada salahnya Anda mempertimbangkan KPR bersubsidi. Sesuai dengan namanya, KPR ini akan sangat membantu sekali bila Anda hanya bergaji UMR Jakarta. KPR ini memang diperuntukkan bagi kalangan bawah, dengan gaji maksimalnya sebesar Rp 4 juta rupiah.

Biasanya hampir di setiap kota terdapat pengembang yang menawarkan perumahan murah atau perumahan bersubsidi ini. Tinggal pilih atau survey satu persatu mana yang sekiranya paling cocok untuk Anda.

Sebaiknya jangan hanya fokus pada nominal harganya, tetapi cek juga bagaimana kondisi bangunannya. Meskipun perumahan bersubsidi identik dengan image murahan, tapi jika jeli dalam memilih, tak menutup kemungkinan bisa mendapatkan rumah dengan kualitas bangunan yang layak.

4. Ikut investasi

Supaya tabungan menjadi berkembang dan jumlahnya semakin banyak, tak ada salahnya Anda memasukkannya dalam instrumen investasi. Banyak jenis investasi yang bisa dipilih. Namun saran kami, jangan memilih jenis investasi yang memiliki resiko tinggi. Terlebih bila Anda belum punya pengetahuan yang memadai mengenai jenis investasi tersebut.

Saran kami pilihlah investasi emas atau reksadana. Kedua jenis investasi tersebut cukup minim resiko dan pastinya bisa dilakukan dengan dana yang kecil, sesuai kemampuan Anda perbulan.

Idealnya, dalam memilih jenis investasi, sesuaikan dengan target Anda dalam memiliki rumah tersebut. Misalnya, Anda berencana membeli rumah 2 tahun lagi, maka perbulannya sisihkan nominal tertentu, yang penting dalam 2 tahun kedepan, jumlah uang yang terkumpul bisa untuk membayar DP KPRnya. Tentunya dengan dilebihkan beberapa juta sebagai dana cadangan.

5. Tidak harus beli rumah baru

Yup betul sekali, jangan terlalu berhasrat untuk membeli rumah baru. Tidak ada salahnya bila Anda mempertimbangkan rumah bekas pakai, karena biasanya lebih menguntungkan. Harganya tidak terlalu tinggi dan nantinya seiring berjalannya waktu Anda bisa mencicil dalam melakukan renovasi.

Baca Juga :

Demikianlah saran kami mengenai strategi bagi anak mudah dengan gaji UMR Jakarta yang ingin beli rumah. Selamat mencoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.