Salah Kaprah Sarang Walet Tidak Dipanen untuk Mempercepat Populasi

Salah Kaprah Sarang Walet Tidak Dipanen untuk Mempercepat Populasi

Banyak petani walet beranggapan bahwa sarang walet tidak dipanen untuk mempercepat perkembangan gedung walet menjadi suatu ilmu pasti. Anggapan tersebut bisa sepenuhnya benar adanya, namun juga bisa salah 100%.

Jika berpatokan pada lamanya proses burung walet dari mengeram, menetas sampai bisa terbang kurang lebih 3 bulan, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa setiap pasang burung walet bisa menghasilkan anakan sampai terbang itu 4 kali dalam setahun (jika sarang tidak dipanen).

Itu baru 1 pasang indukan, belum lagi jika menghitung anakan pertama dari sepasang burung indukan tersebut. Kemungkinan juga di tahun terakhir sudah menghasilkan 1 pasang walet yg sudah terbang dan 1 pasang yang sudah menetas atau siap terbang.

Jika 3 bulan pertama sejak RBW Anda on sudah menginapkan burung walet misalnya 30 pasang, coba dihitung seberapa besar hasilnya ketika masuk 1 tahun pertama.

Jadi terbayangkan bahwa sebetulnya RBW itu cukup cepat berkembangnya jika asusminya anakan walet yang berhasil menetas dan terbang 100% kembali ke gedung Anda. Namun mencapai 100% itu juga tidak mungkin. Tentunya banyak faktor sehingga persentasi 100% itu tidak tercapai seperti anakan gagal terbang dan mati, anakan lebih tertarik ke gedung tetangga dan sebagainya.

Bagaimana jika gedung walet Anda dalam waktu 3 bulan setelah on perdana berhasil menginapkan burung walet 30 pasang namun tingkat kembalinya anakan cuma 20% saja atau bahkan tidak kembali sama sekali?

Salah satu ciri gedung yang anakannya tidak kembali atau hanya kembali ke gedung Anda sebagian kecil saja adalah sarang yang jadi lebih banyak daripada polesan yang ada. Jadi yang membuat polesan (bakal sarang) itu burung yang baru datang dari gedung tetangga (walet gua).

Jika tingkat kembalinya anakan burung walet persentasinya sangat kecil, maka membiarkan sarang walet tidak dipanen untuk mempercepat populasi mungkin saja keliru.

Oleh sebab itu, teori mempercepat populasi burung walet pada RBW dengan cara sarang tidak dipanen dalam waktu tertentu bisa diterapkan jika gedung Anda sudah sesuai dengan tata ruang dan juga suhu serta kelembaban yang sesuai dengan standar.

Baca Juga :

Yang ingin kami sampaikan adalah perhatikan gedung Anda baik-baik. Jika Anda sudah melakukan atau membiarkan sarang walet tidak dipanen dalam waktu tertentu, namun tingkat perkembangannya tidak sesuai atau jauh dari kata baik, maka besar kemungkinan tata ruang dan suhu serta kelembaban RBW Anda belum mumpuni untuk perkembangan populasi walet itu sendiri.

Maka dari itu, Anda seharusnya sudah paham kapan harus melakukan rehab pada gedung walet Anda agar dapat memperoleh hasil yang maksimal.

LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.