Beranda MOTIVASI & INSPIRASI Kisah Inspirasi Martua Sitorus dari Tanah Batak

Kisah Inspirasi Martua Sitorus dari Tanah Batak

Kisah Inspirasi Martua Sitorus dari Tanah Batak

Martua Sitorus kelahiran Pematang Siantar pada tahun 1960, sebuah kota di Sumatera Utara. Dia adalah orang yang sering dijadikan masyarakat Sumatra Utara sebagai contoh figur Batak yang sukses.

Pria yang mempunyai nama asli Thio Seng Hap, pemilik perusahaan Wilmar International. Mempunyai sekitar 48 perusahaan di Indonesia. Martua menjadi contoh bagaimana keuletan dan keinginan untuk belajar dapat membawa kesuksesan.

Martua Sitorus, Pebisnis dari Tanah Batak

Tidak semua orang batak bekerja sebagai pengacara loh, mereka juga pandai berbisnis. Ya, salah satunya adalah Martu Sitorus, meski pun namanya cukup awam di Indonesia. Dia berhasil masuk jajaran orang terkaya di Indonesia berkat sawitnya.

Bisnis Wilmar Group yang berbasis di Singapura mencakup 48 perusahaan berbeda. Perusahaan itu salah satunya PT. Multimas Nabati Asahan yang memproduksi minyak goreng merek Sania.

Pada tahun 2005, Wilmar International diperkirakan telah mempunyai aset dengan total $.1,6 miliar, total pendapatan $.4,7 miliar dan keuntungan bersih sebesar $.58juta.

Sejarah Wilamar International tidak lepas dari Mertua Sitorus. Laki-laki asal Batak ini dulunya hanya memproduksi minyak sawit kecil kecilan Indonesia- Singapura.

Bisnis kelapa sawit atau yang dikenal juga dengan palm oil memang memiliki prospek yang sangat bagus. Tidak sedikit orang kaya baru bermunculan karena bisnis kelapa sawit ini.

Hal tersebut karena memang minyak kelapa sawit sangatlah diperlukan dan banyak dicari, bahkan oleh masyarakat luar negeri (Internasional). Sementara itu, Indonesia memang sudah dikenal sebagai negara yang tepat untuk menanam pohon kelapa sawit karena iklimnya yang mendukung.

Sebenarnya, selain bisnis pada bidang kelapa sawit ini, Martua Sitorus pun memiliki kolega yang bekerjasama dengannya dalam melakukan bisnis lainnya, sehingga tentu saja hal ini berefek positif pada perusahaannya tersebut. Apalagi koleganya bukan hanya dari negara Indonesia saja, melainkan sudah dari luar juga.

Usaha sawit lah yang menciptakan dirinya jadi pengusaha besar di Sumatera Utara. Di 1991, setalah mendirikan pabrik sawit, Martua memperluasnya ke Malaysia dimana pasar saat itu masih bagus. Ia pun tidak cepat puas, fokus mendirikan hilirisasi (produk turunan) yang nilainya lebih tinggi.

Tahun 1998, Dia mendirikan pertama kalinya pabrik yang memproduksi specialty fats. Wilmar International tercatat di bursa saham Singapura. Perusahaannya mulai berkembang, sebelumnya berupa pengolahan minyak sawit berkembang terspesifikasi di wilayah agrobisnis.

Perusahaan Martua Sitorus Sanggup Bertahan di Tengah Krisis Moneter 1997

Teman-temannya menyebutnya orang yang garang dalam hal bisnis. Ia sanggup melihat peluang bisnis sawit saat itu, serta tahan banting menghadapi krisis.

Buktinya, meski ada krisis moneter 1997, beliau masih bisa menghadapinya disaat perusahaan lain gulung tikar. Dia bahkan berhasil memperlihatkan 2,5% sumbangan krisis kepada karyawan, bukannya malah memotong honor mereka 2,5%.

Dia memang tidak sendiri dikala membangun Wilmar International. Bersama dengan Kuok Khoon Hong, keduanya mengembangkan bisnis Wilmar Group hingga meluas.

Total aset yang dimiliki oleh beliau sungguh sangat luar biasa sehingga bisa mencapai miliaran Dollar Amerika. Pada tahun 2007 saja, aset dari perusahaan beliau mampu menembus US$ 15,5 miliar.

Baca Juga :

Kisah Martua Sitorus merupakan cerita yang luar biasa mengenai prestasi pengusaha Batak-Tiongkok yang berhasil mendapatkan tempat terhormat di antara daftar pengusaha internasional.

Bahkan sekarang, Dia memiliki beberapa proyek lain seperti mengelola sebuah rumah sakit modern di Sumatera Utara dan gedung pencakar langit di London bernama Aviva Tower. So, jadikan kisah ini inspirasi untuk Anda!

No ratings yet.

Nilai kualitas artikel

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.