Keuntungan Mencatat Utang Piutang Secara Jelas dan Rapi

Keuntungan Mencatat Utang Piutang Secara Jelas dan Rapi

Di dunia bisnis jenis apapun, utang piutang pasti terjadi, termasuk ketika Anda memiliki golongan usaha kecil menengah (UKM).

Agar lebih mudah mengetahui arus utang piutang, Anda harus mencatat utang piutang di sebuah catatan khusus.

Aplikasi digital terkini bisa Anda unduh lewat smartphone secara gratis dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Keuntungan Catatan Utang Piutang

1. Sebagai pengingat batas masa tenggang pembayaran dan penagihan

Coba Anda bayangkan jika arus pemasukan, pengeluaran, hingga utang piutang dicatat dalam satu buku atau bahkan tidak pernah dicatat sama sekali.

Tentunya akan sangat membingungkan bukan? Meskipun Anda memiliki UKM yang baru dirintis dengan penghasilan kecil, catatan keuangan harus dijalankan dengan baik dan disiplin, terlebih pada bagian utang piutang. 

Ketika memiliki catatan utang piutang dengan rincian lengkap, keuntungan paling besar yang Anda dapatkan adalah mengingatkan waktu penagihan piutang atau pembayaran utang.

Pastikan dalam catatan Anda sudah dicantumkan nama hingga tanggal jatuh tempo. Jika Anda menggunakan aplikasi digital, maka bisa mendapatkan notifikasi pengingat otomatis yang tentunya sangat membantu. 

2. Merapikan keuangan UKM

Adanya catatan utang piutang yang diposkan tersendiri membuat catatan keuangan UKM Anda lebih rapi. Jika tampilan catatan tersebut sudah rapi, arus keuangan pun bisa dikelola dengan baik.

Jika terjadi permasalahan utang piutang tidak terduga, Anda bisa mencari permasalahannya lewat catatan tersebut.  

Kerapian catatan utang piutang yang menunjukkan kondisi baik juga memberikan kesempatan besar bagi Anda untuk mendapatkan kreditur lebih banyak.

Semakin banyak peminjam modal, maka UKM Anda bisa dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas lagi. 

3. Rincian data debitur dan kreditur jelas

Semua data utang piutang dalam buku atau aplikasi Anda bisa terlihat jelas, sehingga lebih mudah untuk mengetahui data pihak debitur (pihak penerima utang) dan kreditur (pihak pemberi utang).

Pastikan ketika terjadi utang piutang, Anda mencatat semua informasi dengan benar, sehingga bisa dicari dengan mudah saat dibutuhkan di waktu mendatang. 

Rincian data debitur dan kreditur ini biasanya berupa nama lengkap, identitas diri, alamat, tanggal jatuh tempo dan yang pasti nominal utang piutang.

Selain itu, biasanya Anda juga harus mencantumkan nama pihak kedua yang bisa dihubungi ketika penagihan utang piutang mengalami kendala.

4. Keputusan berbisnis lebih terukur

Data utang piutang tidak hanya menunjukkan pihak mana yang sedang berutang atau berpiutang, tetapi bisa menjadi gambaran Anda dalam pengambilan keputusan dan rencana bisnis di masa mendatang.

Angka nominal utang piutang bisa menunjukkan kondisi usaha Anda masih sehat, sedikit bermasalah atau hampir bangkrut. 

5. Melindungi keuangan usaha

Catatan utang piutang bisa melindungi kondisi keuangan Anda dari kebangkrutan.

Sebab, semua nominal yang tertera bisa menggambarkan usaha Anda mengalami laba atau rugi.

Ketika catatan utang lebih besar, maka Anda harus segera meningkatkan penjualan dan memilah kembali transaksi utang yang tidak sesuai tujuan. 

Baca Juga :

Setelah kondisi utang piutang bisa dikendalikan, secara tidak langsung, Anda sudah melindungi keuangan perusahaan agar tetap bisa bertahan dan lebih berkembang di masa depan. Mencatat arus utang piutang sangatlah penting bukan?

Catatan rinci utang piutang dalam sebuah UKM menjadi bagian penting yang harus ada dan Anda lakukan.




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.