Mau Jualan Hewan Qurban? Ketahui 6 Hal Berikut Ini

0
62
Mau Jualan Hewan Qurban, Ketahui 6 Hal Berikut Ini

Salah satu bisnis yang memiliki prospek sangat baik menjelang Hari Raya Idul Adha adalah jualan hewan qurban. Metode sederhana dari bisnis ini adalah membeli dari peternak beberapa bulan sebelum hari kebesaran ummat Islam tersebut, kemudian menjualnya menjelang Hari Raya.

Dengan menggunakan sistem tersebut, maka ada jedah waktu bagi para pengusaha untuk melakukan penggemukan hewan qurban. Tujuannya tidak lain adalah untuk memperoleh keuntungan maksimal. 

Sistem ini juga membuat Anda tidak perlu berurusan dengan sapi atau kambing anakan yang membutuhkan perawatan ekstra.

Dalam menjalankan usaha jualan hewan qurban, banyak hal yang harus Anda ketahui agar tidak mendapatkan kerugian. Nah, berikut langkah-langkah yang seharusnya menjadi acuan Anda.

Langkah Dasar Jualan Hewan Qurban

1. Mencari hewan qurban langsung dari peternak

Di indonesia, ada daerah yang memiliki kemampuan memproduksi hewan ternak di atas rata-rata dari daerah lain. Biasanya, harga pasaran pada daerah tersebut termasuk murah sehingga sangat cocok bagi Anda yang menjalankan bisnis ini.

Daerah yang mampu memproduksi hewan ternak seperti sapi adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, Lampung, NTB, Bali, Sumatra Utara, Yogyakarta dan Sulawesi Tengah.

Sementara produksi kambing terbesar berada pada daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Nah, dari sini Anda bisa mulai mencari hewan untuk diperdagangkan sebagai hewan qurban di wilayah Anda.

2. Mempersiapkan kandang yang Layak sebagai tempat penggemukan

Hal selanjutnya adalah pembuatan kandang sebagai tempat penampungan sementara sampai hewan teranak Anda terjual.

Kandang tersebut sebaiknya sesuai dengan ukuran hewan ternak. Untuk Sapi jantan dewasa, ukuran kandang 1,5 m x 2 m atau 2,5 m x 2 m. Sedangkan untuk sapi betina dewasa berkisar 1,8 m x 2 m.

Namun, baiknya Anda konsultasikan ukuran kandang ini pada peternak sumber sapi dagangan Anda. Hal ini untuk menghindari ketidak sesuaian kandang dengan ukuran ternak.

Sementaran untuk kandang kambing, Anda bisa mengacu pada ukuran 1 m x 1,2 m untuk kambing jantan dan 1 m x 1 m untuk kambing betina.

3. Cari tahu ekspedisi untuk pengiriman hewan qurban

Setelah mengetahu hal di atas, maka langkah selanjutnya adalah mencari informasi mengenai ekspedisi yang siap mengirim ternak dari daerah produksi ke tempat Anda. Carilah ekspedisi yang sudah biasa melakukan pengiriman ternak sapi atau kambing.

Memilih ekspedisi yang berpengalaman dalam pengiriman ternak harus lebih diprioritaskan, karena banyak hal yang bisa saja terjadi pada proses pengiriman ternak yang tentunya membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

4. Pengadaan hewan qurban

Setelah 3 poin di atas Anda ketahui dengan baik, maka saatnya Anda mulai melakukan aksi yaitu pengadaan hewan qurban. Dengan mengetahui hal di atas, maka harapannya adalah hewan qurban tersebut akan sampai ke tempat Anda dengan lancar dan selamat.

Sebaiknya pengadaan hewan qurban dilakukan beberapa bulan sebelum Hari Raya Idul Adha, sekitar 3 atau 4 bulan, sehingga Anda bisa mendapatkan harga murah yang bisa memberikan keuntungan lebih.

5. Bahan pakan untuk penggemukan

Agar hasil maksimal, pemberian pakan harus sesuai dengan porsi tiap hewan. Biasanya para peternak memberikan pakan sebanyak 10% dari bobot ternak dan pakan tambahan sekitar 1-2 % dari berat tubuhnya.

Pada umumnya untuk pakan tambahan bisa berupa ampas tahu, dedak halus dan sebagainya.

6. Mencari pembeli

Setelah pengadaan hewan qurban berhasil, maka sambil melakukan pemeliharaan hewan dengan baik, Anda harus mulai melakukan promosi. Anda bisa mulai dengan mencari dan berkenalan pada pengurus mesjid, organisasi keislaman di kota Anda. Bisa juga menyebar brosur tentang bisnis ternak qurban Anda ke rumah-rumah agar promosi lebih tertarget.

Baca Juga :

Itulah beberapa langkah dasar yang bisa menjadi rujukan Anda dalam memulai jualan hewan qurban. Salam sukses




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.