Cara Membuat Pembukuan Online Shop

Cara Membuat Pembukuan Online Shop

Online shop merupakan usaha yang cukup banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat karena hanya mengandalkan jaringan internet.

Anda pun bisa melakukannya dan bebas memilih jenis produk yang akan dijual.

Jika Anda sedang merintis, mulailah juga dengan membuat pembukuan online shop yang baik dan benar. 

Cara Membuat Pembukuan Keuangan Online Shop

1. Pencatatan semua transaksi

Pembukuan sebuah online shop dimulai dari mencatat semua transaksi yang terjadi setiap harinya.

Catatan ini termasuk pemasukan dan pengeluaran dari berbagai macam kategori.

2. Pemisahan rekening pribadi dan usaha

Untuk memastikan pembukuan online shop berjalan dengan benar, Anda harus memisahkan antara rekening usaha dan pribadi.

Hal ini sebagai bentuk profesionalitas berbisnis meskipun Anda masih mulai merintis.

Selain itu, cara ini akan mengamankan usaha Anda agar tetap berjalan dan sesuai tujuan.  

3. Perhitungan biaya operasional

Biaya operasional usaha perlu Anda buat sebagai perhitungan modal dan penentuan harga pokok penjualan.

Biaya ini meliputi semua hal termasuk ongkos kirim, tenaga kerja dan sebagainya.

Jika Anda berjualan aneka sepatu wanita, maka hitungannya dibedakan menjadi 2, yakni:

  • Mengambil produk dari orang lain (reseller)

Anda cukup menghitung harga dari reseller + biaya ongkos kirim + biaya packaging + biaya tenaga kerja. 

  • Membuat produk sendiri

Jika membuat produk sendiri, maka harga bahan sepatu (lapisan sepatu, sole, benang, alas, dsb) + biaya packaging + biaya karyawan (pengrajin, admin dan karyawan lain) + ongkos kirim. 

4. Gaji untuk diri sendiri

Pembukuan online shop yang benar harus memiliki hitungan untuk gaji Anda sendiri, terlebih jika semua kegiatan jualan masih dilakukan sendiri.

Caranya, hitunglah estimasi jam kerja Anda mulai dari membalas chat konsumen, mempersiapkan barang, packing hingga mengantarkan barang ke agen pengiriman.

Misalnya saja Anda bekerja selama 5 jam dan tarif per jamnya Rp 5.000,- (harga termurah saat merintis). Maka, gaji yang Anda dapatkan per harinya adalah 5 x Rp 5.000,- = Rp 25.000,-. Jika dihitung satu bulan dengan total kerja 26 hari, maka 26 x Rp 25.000,- = Rp 650.000,-. Perhitungan besaran gaji tetap harus disesuaikan dengan keuntungan penjualan yang Anda dapatkan.

Baca Juga :

5. Laporan keuangan harian

Penggunaan aplikasi pembukuan usaha akan memudahkan Anda dalam melihat laporan keuangan harian.

Laporan harian ini merupakan langkah yang harus ada pada pembukuan UKM, karena juga sebagai gambaran perkembangan keuangan usaha.

Membuat pembukuan sederhana untuk usaha online shop bisa Anda lakukan di aplikasi online, baik secara gratis maupun berbayar.




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.