5 Tips Menerapkan Promosi Gratis Ongkir Tanpa Mengalami Kerugian

0
217
Tips Menerapkan Promosi Gratis Ongkir Tanpa Mengalami Kerugian

Gratis Ongkir – Saat ini, pertumbuhan e-commerce di Indonesia sudah semakin menjamur. Dunia perdagangan online pun seakan menjadi primadona di negeri ini. Bahkan, persaingannya sudah semakin ketat. Para penjual saling berkompetisi dalam membuat promosi yang gila-gilaan untuk meningkatkan target penjualan.

Salah satu strategi untuk meningkatkan hasil penjualan adalah dengan memberikan promosi yang menarik untuk para pelanggan. Beberapa contoh promosi penjualan yang biasanya dilakukan adalah dengan menerapkan potongan harga mulai dari 5 sampai 50%, beli 2 gratis 1, beli 1 barang gratis barang lain dan juga gratis ongkos kirim.

Dari sekian banyak contoh promosi penjualan di atas, salah satu promosi yang terbukti ampuh menarik minat para pembeli adalah dengan menerapkan gratis ongkos kirim.

Seperti yang Anda ketahui bahwa ongkos pengiriman barang yang dibeli secara online akan ditanggung secara penuh oleh pembeli. Sehingga ketika ada promosi gratis ongkir, maka sangat mungkin pembeli tidak akan berpikir panjang untuk membeli barang/produk tersebut.

Akan tetapi, jika menerapkan strategi promosi ini tanpa pemikiran yang matang, Anda justru akan mengalami kerugian. Kenapa? Karena untuk menerapkan gratis ongkir ini, berarti Andalah yang akan membayar biaya pengiriman barang.

Jika salah dalam perhitungan, bukan keuntungan yang akan Anda dapatkan melainkan sebuah kerugian.

Lalu, bagaimana sih caranya agar bisa menjalankan promosi gratis ongkir ini tanpa harus mengalami kerugian. Simak tips berikut ini :

Tips Menerapkan Promosi Gratis Ongkir Tanpa Mengalami Kerugian

1. Cari jasa pengiriman termurah

Carilah jasa pengiriman barang yang menawarkan harga lebih murah dibandingkan yang lainnya. Meskipun murah, tetapi barang milik pembeli tetap harus sampai dalam jangka waktu tidak lebih dari satu minggu.

Jika Anda menerapkan gratis ongkir ini, maka semua barang harus dikirim menggunakan paket pengiriman reguler. Karena harga ongkos kirim paket reguler lebih murah dibandingkan paket lainnya, seperti express, yes dan kilat. 

2. Gratis ongkir dengan persyaratan tertentu

Anda akan mengalami kerugian jika menerapkan promosi gratis ongkir ini tanpa menaikkan kuantitas barang yg dibeli. Jadi, strategi selanjutnya yang bisa diterapkan untuk mencegah kerugian adalah dengan menerapkan persyaratan tertentu.

Misalnya, kuantitas pembelian barang minimal 1 lusin atau 1 kodi dan lainnya. Atau bisa juga dengan menetapkan minimum total pembelian. Misalnya, minimal belanja 200 ribu atau lainnya.

3. Gratis ongkir wilayah tertentu saja

Tips yang ke tiga adalah dengan membatasi wilayah promosi. Misalnya, hanya pembeli yang berada di wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi saja yang akan mendapatkan promosi gratis ongkir. Sedangkan untuk wilayah di luar itu, maka harga ongkirnya normal.

Carilah wilayah yang paling dekat dengan kota Anda dan biaya pengirimannya murah, sehingga ongkos pengiriman tersebut dapat tertutupi oleh keuntungan penjualan dan Anda tidak akan mengalami kerugian.

4. Masukkan ongkir ke dalam harga barang

Anda bisa saja menerapkan gratis ongkir ini ke seluruh wilayah di Indonesia. Caranya adalah dengan menerapkan tips yang ke empat, yaitu memasukkan biaya pengiriman ke dalam harga barang.

Misalnya, barang yang Anda jual harganya sebesar Rp. 40.000. Cari tahu, berapa biaya pengiriman terjauh dari kota Anda. Jika biaya pengiriman ke wilayah terjauh adalah sebesar Rp. 33.000, berarti harga barang yang Anda jual adalah sekitar 75 ribu. Harga tersebut sama rata untuk seluruh wilayah di Indonesia.

Namun cara ini terbilang kurang efektif menarik minat pembeli. Kenapa? Karena pembeli tentunya akan merasa bahwa harga barang yang Anda pasang terlalu mahal.

Pembeli pasti sudah bisa menebak kalau biaya ongkir dibebankan ke harga jual barang, sehingga mereka enggan membeli barang di tempat Anda.

Strategi ini bisa Anda jalankan jika barang yang Anda jual adalah hasil karya sendiri, yang mana harganya tidak diketahui secara umum.

Misalnya, menjual dress muslimah asli desain dan karya buatan tangan Anda sendiri. Membuat perhiasan dan aksesoris yang unik dan tidak dijual di tempat lain. Jika seperti yang dimaksud, maka Anda bisa menerapkan tips yang ke empat ini untuk promosi gratis ongkirnya.

5. Berjualan di marketplace

Ada beberapa marketplace yang memberikan subsidi khusus untuk biaya pengiriman, contohnya bukalapak, tokopedia, shopee dan yang lainnya. 

Nah, untuk marketplace seperti yang disebutkan di atas, merekalah yang menanggung biaya pengiriman barang, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan mengalami kerugian.

Mereka memberikan subsidi sebesar 30 ribu rupiah untuk biaya pengiriman barang. Namun, mereka tetap memberikan ketentuan khusus bagi pembeli agar bisa mendapatkan promosi gratis ongkir ini, yaitu dengan total minimum pembayaran di atas nominal tertentu.

Lalu bagaimana jika pembelinya berasal dari wilayah yang sangat jauh, misalnya Papua. Ongkos pengirimannya pasti melebihi angka 30 ribu. Anda tenang saja, karena sisa biaya ongkirnya tetap ditanggung oleh pembeli, sehingga Anda tidak perlu khawatir merugi.

Baca Juga :

Demikian diatas, beberapa tips untuk menerapkan promosi gratis ongkir tanpa mengalami kerugian. Tertarik ingin mencoba?



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.