Kenapa Memilih Properti Sebagai Lahan Investasi? Temukan Jawabannya Di Sini !

0
45
kenapa harus investasi properti

Kenapa Harus Investasi Properti – Memilih properti sebagai lahan investasi memang sedikit membutuhkan modal sehingga sangat dibutuhkan keahlian dalam mengolah keuangan. Namun perlu Anda ketahui, investasi properti adalah investasi yang termasuk paling aman di dunia.

Sebetulnya, dalam dunia properti ada 2 istilah yang sering digunakan yaitu aset dan liabilitas. Aset bisa kita artikan sebagai sesuatu yang bisa memberikan penghasilan dikemudian hari. Sementara liabilitas adalah pengeluaran yang menjadi beban untuk suatu properti seperti tagihan listrik, air, pajak dan sebagainya.

Seseorang yang tidak mengerti nilai properti, kemungkinan besar akan salah membeli. Harapannya ingin membeli aset sebagai lahan investasi, tapi ternyata membeli sebuah liabilitas. Sehingga mengeluarkan dana yang tidak sebanding dengan nilai properti tersebut.

Itulah sedikit perkenalan kita akan suatu investasi dalam bidang properti. Berikut kami akan menjelaskan beberapa alasan kenapa Anda harus memilih properti sebagai lahan investasi.

Kenapa Harus Investasi Properti?

1. Sumber penghasilan passive income

Properti yang Anda miliki bisa memberikan keuntungan melimpah. Anda bisa menjadi kaya pada usia dini dengan melakukan investasi dalam bidang properti. Misalnya, jika membeli sebuah lahan yang ternyata lahan tersebut adalah tempat strategis untuk membangun tower pemancar dari sebuah perusahaan telekomunikasi. Maka bisa dipastikan lahan Anda akan dihargai berkali lipat dari harga normal.

Dalam hal passive income, properti bisa menghasilkan tanpa Anda bersusah payah mencari penghasilan lain. Misalnya, rumah pribadi bisa disewakan, baik disewakan utuh sebagai rumah tinggal/kantor maupun disewakan per kamar. Sehingga Anda bisa memperoleh penghasilan harian, mingguan atau bulanan.

Disamping itu, dengan memiliki properti, tentunya Anda akan mempertahankannya sampai beberapa waktu kedepan. Dalam rentan waktu tersebut, maka sangat mungkin nilainya akan naik 2, 3 atau 5 kali lipat dari harga beli.

Sekedar informasi, jika memiliki rumah, baik yang dihuni saat ini maupun di tempat lain, Anda bisa menyewakannya di airbnb.co.id. Website tersebut adalah sebuah situs yang berpusat di San fransisco, California. Berdiri sejak tahun 2008, sudah beroprasi di 191 negara dan 34.000 kota di seluruh dunia termasuk Indonesia.

2. Nilai properti yang selalu naik

Cobalah cari informasi tentang harga tanah beberapa tahun lalu di daerah Anda, kemudian bandingkan dengan harga saat ini. Anda akan menemukan perbedaan harga yang sangat mencolok. Silahkan dihitung berapa keuntungan yang Anda peroleh, jika beberapa tahun yang lalu memutuskan membeli properti tanah tersebut.

Contoh kasus di daerah kami, Penajam, Kalimantan Timur. Sekitar 15 atau 20 tahun yang lalu, terdapat tanah yang tidak memiliki harga. Bahkan waktu itu, diberikan secara gratis pun orang enggan menempatinya. Nah, saat ini harga tanah di wilayah tersebut sudah mencapai Rp 200.000,-/meter2 (saat artikel ini ditulis).

3. Dapat dilakukan dengan modal yang kecil

Saat ini, memiliki properti seperti perumahan atau kavlingan siap bangun sudah tidak begitu susah, karena sudah banyak yang menawarkan dengan sistem cicilan. Bahkan, sistem cicilan tersebut tidak menerapkan uang muka.

Dengan besaran cicilan Rp 500.000,-/bulan, Anda bisa memiliki properti jenis tanah dalam waktu 3 tahun kedepan. Dan 3 tahun kemudian, harga properti tersebut sudah pasti memiliki harga yang lebih tinggi.

Ada juga orang yang menerapkan teknik investasi dengan memanfaatkan bank sebagai investor untuk membeli sebuah properti. Misalnya, membeli rumah dengan harga miring, sumber pendanaan adalah pihak bank dengan sistem pinjaman. Kemudian rumah tersebut direnovasi dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Selisih harga tersebutlah yang menjadi keuntungannya. Dengan modal dari bank, orang tersebut sudah memiliki properti.

4. Properti dapat dijadikan sebagai agunan

Alasan kenapa harus investasi properti berikutnya adalah proses peminjaman di dunia perbankan akan lebih mudah jika agunan yang diajukan berupa properti. Beda halnya jika mengajukan pinjaman dengan agunan perusahaan atau surat-surat berharga, biasanya lebih susah memperoleh kepercayaan dari pihak bank.

5. Kendali berada ditangan

Berbeda dengan jenis investasi yang lain seperti pembelian saham atau obligasi. Kendali dipegang oleh broker dengan perusahaan pengelolah, tidak melibatkan pemegang saham.

Kalau dalam investasi properti, kendali penuh berada pada diri kita. Sehingga kepuasan, peningkatan kemampuan dalam bernegosiasi dan sebagainya menjadi nilai plus.

Baca Juga :

Disitulah letak tantangan bagi seseorang yang bergelut dalam investasi properti, bagaimana menjadi pemenang dengan melakukan teknik negosiasi yang beragam.

Demikian beberapa alasan kenapa harus investasi properti. Semoga bermanfaat.




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.