Open vs Closed Rack Server: Mana yang Harus Dibeli?

Kelebihan dan Kekurangan Open Rack Server

Saat hendak membeli rack server, kamu mungkin akan mempertimbangkan jenis rack server mana yang akan kamu beli. Harga rack server di toko elektronik tergolong bervariasi tergantung pada bentuk, ukuran dan jenisnya.

Terdapat beberapa jenis rack server, tetapi dua jenis rack server yang paling banyak digunakan adalah jenis open rack dan closed rack server. Kedua jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli rack server.

Kelebihan dan Kekurangan Open Rack Server

  • Kelebihan

Open rack server merupakan pilihan tepat bagi perusahaan yang ingin menjaga perangkat jaringan mereka dalam satu ruangan tanpa perlu menghabiskan budget yang dimiliki. Ada juga beberapa kelebihan open rack server lainnya, yaitu:

  1. Harga: Harga open rack server biasanya mendekati sepertiga dari harga rack server berjenis closed rack. Perusahaan dengan budget tipis dapat membeli open rack server untuk menyimpan perangkat server mereka.
  2. Aliran udara: Open rack server memungkinkan udara untuk mengalir dengan lebih baik, sehingga dapat mengurangi suhu panas komputer server yang bekerja terus menerus.
  3. Akses: Penggunaan open rack server akan memudahkan teknisi atau pegawai yang hendak mengakses komputer server atau memperbaiki kerusakan.
  • Kekurangan

Setelah mengetahui kelebihan open rack server, kita juga harus mengetahui kekurangan yang dimiliki oleh open rack server. Berikut ini adalah dampak negatif dari penggunaan open rack server, yaitu:

  1. Kurangnya keamanan: Meskipun akses open rack server yang terbuka dapat memudahkan pekerja dalam pengelolaan server, hal ini juga dapat menimbulkan kurangnya keamanan untuk server. Orang iseng bisa saja sengaja mengutak-atik server dan menimbulkan kerusakan atau mencuri data perusahaan.
  2. Debu: Perangkat server yang diletakkan di open rack server yang terbuka cenderung lebih rentan terpapar debu dan kotoran.
  3. Kabel: Karena sifat open rack server yang terbuka, kabel-kabel yang terhubung dengan server juga akan terlihat. Hal ini membuat rack server seperti berantakan. Tidak hanya itu, kabel-kabel ini juga rentan bahaya, sebab kabel dapat tidak sengaja tertarik atau menekan port tempat kabel itu dicolokkan.

Kelebihan dan Kekurangan Closed Rack Server

  • Kelebihan

Setelah melihat kelebihan dan kekurangan open rack server, kita juga akan melihat kelebihan dan kekurangan dari closed rack server. Sebagai permulaan, closed rack server juga merupakan pilihan yang populer serta menawarkan berbagai keuntungan, yaitu:

  1. Perlindungan: Rack server berjenis closed rack memiliki perangkat keamanan yang terpasang untuk mencegah orang asing mengakses komputer server. Hal ini juga dapat mencegah perangkat di dalam rack server dari kerusakan atau benturan yang tidak disengaja.
  2. Kontrol Suhu: Dibandingkan dengan open rack server yang membuka aliran udara, closed rack server justru dilengkapi dengan sistem pendingin yang terpasang di dalamnya. Dengan ini, kontrol suhu yang diberikan closed rack cenderung lebih baik.
  3. Kabel Tersembunyi: Jenis closed rack memungkinkan kabel agar lebih tersembunyi, sehingga tidak nampak berantakan. Closed rack juga dapat mencegah kabel dari kerusakan.
  • Kekurangan

Closed rack server juga memiliki kekurangan yang harus diperhatikan:

  1. Harga: Harga rack server model closed rack tergolong mahal. Harga ini disebabkan oleh material tambahan yang digunakan untuk membangun closed rack server.
  2. Aksesibilitas: Saat memasang atau mengakses perangkat server, closed rack justru membatasi ruang pergerakan pekerja. Hal ini dapat mempersulit pengelolaan dari pekerja dan dapat memakan waktu lama.
  3. Perpindahan: Jika nanti kamu akan memindahkan rack server, model closed rack tergolong lebih berat dan membutuhkan tenaga lebih untuk memindahkannya.

Demikian beberapa kelebihan dan kekurangan rack server yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli rack server. Dengan harga rack server yang ada di toko elektronik, kamu bisa membandingkan harga rack server yang sesuai dengan budget dan kebutuhan perusahaan.

Misalnya, untuk harga open rack server 42u, dapat dibanderol dengan harga Rp900 ribu – Rp1,8 juta. Untuk harga closed rack server 42u berkisar antara Rp6 juta –  Rp8 juta. Jadi, mana yang akan kamu pilih?

LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.