Cara Melindungi Privasi Online dalam Beberapa Langkah

Cara Melindungi Privasi Online dalam Beberapa Langkah

Berkembang pesatnya dunia teknologi membuat masyarakat semakin akrab dengan penggunaan berbagai perangkat elektronik. Sejalan dengan itu, melindungi privasi online menjadi sebuah hal penting yang harus diperhatikan.

Mungkin Anda harus mengetahui betapa pentingnya privasi seseorang karena banyak perusahaan yang membutuhkan informasi seperti kontak, alamat, hobi dan lain-lain. perusahaan skala besar membutuhkan itu semua untuk meningkatkan kuantitas penjualan produk mereka.

Perusahaan-perusahaan yang memiliki kredibel tentu akan mengumpulkan data tersebut dengan halal. Artinya, mengumpulkan data sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, tidak sedikit perusahaan membeli informasi privasi-privasi tersebut dengan harga mahal di black market pada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, untuk mengamankan privasi Anda, sebaiknya lakukan beberapa langka dasar di bawah ini sebagai langkah awal agar privasi online Anda terjaga :

1. Perbarui Perangkat Lunak

Perangkat lunak dari perangkat yang Anda gunakan harus terus diperbarui pada versi terbaru. Jika hal itu tidak diindahkan, kemungkinan besar data pribadi Anda bocor karena terdapat bug keamanan atau pengaturan-pengaturan yang kurang tepat.

Atur perangkat yang digunakan pada pengaturan pembaruan secara otomatis, sehingga perangkat Anda selalu menggunakan versi terbaru dan teraman.

2. Perbarui Pengaturan Privasi

Seperti yang kami katakan sebelumnya, pengaturan privasi yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab kebocoran data pribadi Anda. Paling penting untuk segera di update adalah lokasi Anda pada tiap aplikasi yang digunakan. Jangan sampai riwayat lokasi Anda bocor ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tinjau ulang juga aplikasi yang Anda gunakan, jika terdapat aplikasi yang sementara tidak digunakan, sebaiknya dihapus. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kemungkinan data pribadi Anda dibagikan di latar belakang.

3. Gunakan Manager Kata Sandi

Privasi dan keamanan itu tidak menjadi satu dan sama, namun ketika akun Anda tidak diamankan, maka privasi Anda sangat beresiko.

Salah satu contoh rawan terjadi kebocoran data adalah penggunaan kata sandi yang sama pada lebih dari satu situs. Untuk mengatasi hal tersebut, sebetulnya sangat mudah, caranya gunakan kata sandi unik di setiap situs web.

Melakukan hal demikian pastinya sangat ribet ya? Menggunakan kata sandi yang berbeda-beda di setiap situs akan membuat bingung penggunanya. Agar tidak repot urusan sandi ini, Anda bisa menggunakan manager kata sandi.

Walaupun banyak browser memiliki perangkat bawaan untuk mengelola berbagai kata sandi, Anda juga bisa menjajal tools yang dapat berfungsi di berbagai browser seperti 1Password, LastPass, atau Dashlane.

4. Mengatur Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Otentikasi dua faktor (Two Factor Authentication) yang juga dikenal dengan login multi langkah (multifactor authentication) adalah tempat Anda menggunakan kode setiap ingin masuk pada sebuah situs web selain sandi.

Lakukan pengamanan 2AF ini untuk akun utama Anda seperti email, situs keuangan dan lain sebagainya. Silahkan cari tagu tentang situs yang Anda gunakan apakah menggunakan Two Factor Authentication di twofactorauth.org.

Baca Juga :

Itulah 4 langkah mudah melindungi privasi online Anda di tahun 2020. Perlindungan ekstra ini akan mengamankan sandi dan email Anda lebih baik dari sebelumnya.




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.