Inspirasi Pebisnis Kondang Indonesia, Dahlan Iskan
Sumber : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Dahlan Iskan adalah salah satu Pebisnis kondang Indonesia. Beliau lahir di Magetan, Jawa Timur pada tahun 1951. Untuk tanggal lahirnya, beliau tidak pernah tahu kapan tepatnya. Namun, ia menetapkan pada 17 Agustus karena bertepatan dengan hari kemerdekaan Negara Indonesia.

Di masa kecilnya beliau tidak seberuntung anak-anak lain. Jika anak-anak lain bisa bermain bersama dengan teman-temannya masa kecil, bertolak belakang dengan Pengusaha sukses Dahlan Iskan.

Ia harus mengorbankan waktu di masa kecilnya untuk membantu orang tuanya seperti: Menggembala kambing, menyabit rumput, menjadi kuli seset di kebun tebu dan lain-lain.

Tidak hanya itu, penderitaannya di masa kecil pun terbawa sampai lulus SMA. Beliau merasakan masam pahitnya kehidupan demi mengenyam bangku pendidikan. Untuk bersekolah saja beliau harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

Beliau juga tidak seberuntung anak-anak lain yang memiliki seragam bagus dan banyak. Dahlan Iskan hanya memiliki satu seragam sekolah dan sepatu loakan. Meskipun begitu ia tidak patah semangat, hingga mampu lanjut ke perguruan tinggi walau tak sempat lulus karena banyaknya kegiatan yang dilakukannya.

Dahlan Iskan di Perantauan

Setelah lulus dari SMA, ia berusaha untuk keluar dari kemiskinan dengan mengadu nasib di Pulau Sebrang. Beliau merantau ke Kalimantan untuk membuka lembaran baru.

Dengan gagah berani, beliau hidup di tanah rantau untuk mengejar kesuksesan. Keberanian dalam menjemput tantangan tersebut, merupakan peluang besar dalam menggapai kesuksesan menurutnya.

Ketika berada di Kalimantan, beliau meneruskan pendidikannya ke IAIN Sunan Ampel Samarinda. Namun setelah menjadi Mahasiswa, beliau memilih untuk tidak melanjutkan kuliahnya. Pasalnya, ia lebih menyukai menulis dan mengikuti kegiatan-kegiatan lain.

Setelah tidak lanjut kuliah, pada tahun 1972 beliau mulai merintis karirnya untuk menjadi Reporter di Mimbar Masyarakat, surat kabar kecil Samarinda. Ia menekuni karir tersebut hanya sampai tahun 1975.

Setahun kemudian, setelah berhenti menjadi Reporter di Mimbar Masyarakat, ia memilih untuk menjadi seorang Wartawan majalah Tempo.

Karena konsistensinya dalam menjalankan sebuah bisnis, seiring berjalannya waktu karirnya semakin membaik. Hingga pada tahun 1982, beliau menjabat sebagai Kepala Biro media Tempo di Surabaya dan dipercaya sebagai Pimpinan surat kabar Jawa Pos.

Jawa Pos Berhasil Bangkit di Tangan Dahlan Iskan

Dahlan Iskan adalah salah satu sosok terpenting dalam Jawa pos. Beliau mampu mengembangkan Jawa Pos secara signifikan dalam kurun waktu lima tahun. Lima tahun kemudian Dahlan Iskan membentuk Jawa Pos News Network, yang menjadi surat kabar terbesar di Indonesia.

Tidak cukup dalam menggeluti media cetak, beliau juga melebarkan sayapnya di bidang elektronik. Ia mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya.

Pada tahun 2009, ia merambah ke industri komunikasi. Dahlan Iskan membangun sambungan komunikasi kabel laut yang menghubungkan Surabaya dan Hongkong dengan panjang serat optic  4.300 kilometer.

Dahlan Iskan juga masuk di beberapa bisnis lain seperti; kelistrikan, perminyakan, agribisnis, property dan lain-lain. Rasa percaya diri, niat yang kuat, keberanian serta konsistensi dan pantang menyerahnya menjadikan nama beliau dikenal masyarakat penjuru dunia.

Baca Juga :

Siapa sangka seseorang yang terlahir dari keluar miskin mampu menaklukkan kerasnya kehidupan dunia, hingga mampu menjadi orang kondang Indonesia.

Demikian artikel dari kami tentang tokoh Pebisnis sukses dan menginspirasi, Dahlan Iskan. Semoga bermanfaat bagi Anda semua, untuk dijadikan motivasi menuju kesuksesan dalam berbisnis.

No ratings yet.

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.