Selama ini, saya sering menggunakan pompa semprot merk Solo dalam keperluan menyemprot rumput dan hama. Selama penggunaan tersebut, tidak ada masalah.
Walaupun terdapat masalah, hanya terjadi pada bagian sprayernya yang sedikit tersumbat karena adanya benda atau kotoran yang menyumbat. Namun, terakhir kali saya dipusingkan dengan masalah yang tidak lazim.
Masalah tersebut adalah ketika melakukan pemompaan, air semprotan tidak kunjung keluar. Silinder pompa merk Solo tersebut tidak bisa kembali dengan sempurna walaupun tangkai kita tahan untuk beberapa saat.
Setelah melakukan beberapa pengecekan, akhirnya ketemu masalah yang sebenarnya. Nah, mau tahu cara memperbaiki mesin semprot merk Solo yang saya lakukan? Berikut Ulasannya :
Penyebab Awal Terjadinya Masalah Mesin Semprot yang Tidak Bekerja Sebagaimana Mestinya
Seperti biasanya, saya menggunakan pompa semprot untuk keperluan penyemprotan rumput atau hama menggunakan air dengan campuran racun yang dijual di pasaran (toko pertanian).
Namun, kali ini saya menggunakan racikan khusus untuk menghilangkan bau semen yang ada pada gedung walet yang akan beroperasi.
Racikan khusus tersebut saya gunakan langsung dengan mengandalkan penyaring bawaan dari pompa tersebut.
Awalnya semua berjalan lancar, namun setelah penggunaan untuk kedua kalinya, proses pemompaan sudah mulai terasa perbedaannya. Terasa keras dan seolah-olah silinder pompa kekurangan pelumas yang akhirnya tidak bisa bergerak.
Karena menurut kebiasaan yang terjadi sebelumnya, saya mencoba memberikan pelumas (oli) pada silinder pompanya tanpa menganalisa lebih lanjut permasalahan yang sebetulnya terjadi.
Dan akhirnya, apa yang saya lakukan sia-sia alias tidak ada perubahan terhadap masalah tersebut.
Titik Permasalahan Mesin Semprot yang Mampet
Setelah apa yang saya lakukan di atas, akhirnya saya mencoba menganalisa lebih mendalam apa sebetulnya terjadi pada mesin semprot yang saya gunakan ini.
Dalam teori pemompaan, baik itu berupa bahan cair maupun udara, harusnya ada peristiwa membuang dan mengambil pada silinder pompa. Jika salah satu bagian tersebut tersumbat, maka pompa tidak akan bekerja secara sempurna.
Maka dari itu, saya menelusuri bagian pembuangan pompa yaitu bagian sprayer dan selang penyalurnya. Namun, saya tidak menemukan hal yang membuat saluran tersebut tersumbat.
Setelah itu, saya mencoba membongkar bagian dalam dari pompa semprot merk solo tersebut. Alhasil, saya menemukan bagian yang tersumbat dengan material-material halus dari hasil olahan racikan sendiri untuk menghilangkan bau semen.
Terdapat lubang pada bagian dalam pompa yang memiliki ukuran kurang lebih setengah dari ukuran korek api. Lubang tersebut dilapisi dengan filter yang cukup halus berupa kawat ram (sejenis).
Bagian filter tersebutlah yang tersumbat sehingga proses penghisapan oleh silinder tidak berjalan dengan maksimal, sehingga ketika tangkai pompa digerakkan, akan tersedot kembali.
Cara Memperbaiki Mesin Semprot yang Tersumbat
Nah, setelah mengetahui masalah tersebut maka saya langsung mengambil sikat gigi bekas untuk membersihkan filter sederhana tersebut. Kemudian memasang kembali bagian-bagian yang terlepas seperti sedia kala.
Dengan perlakuan sederhana tersebut, akhirnya mesin semprot yang bermasalah tadi kembali bekerja dengan sempurna.
Agar tidak terjadi masalah yang serupa untuk kedua kalinya, maka saya menambahkan penyaring berupa kain berbahan kaos yang diletakkan di atas penyaring bawaan dari mesin semprot tersebut.
Baca Juga :
- Tutorial Cara Menggunakan Whatsapp di PC atau Laptop
- Sesuai Pengalaman : Tutorial Situs Compress PDF Online Terbaik
- Hingga 50 kB : Cara Mengecilkan Ukuran Foto Menggunakan PhotoScape
Sekian cara saya mengatasi mesin semprot merek solo yang tersumbat. Semoga bermanfaat






































