Hal yang Perlu Dilakukan agar Populasi Walet Bertambah

0
1060
Hal yang Perlu Dilakukan agar Populasi Walet Bertambah

Agar Populasi Walet Bertambah – Ada beberapa petani walet yang merasa pertumbuhan atau populasi walet dalam gedungnya tidak kunjung meningkat. Sudah berjalan beberapa tahun, tapi jumlah panen sarang waletnya masih sama saja dari tahun ke tahun.

Jika sudah terjadi demikian, artinya ada masalah yang terjadi di dalam gedung walet tanpa disadari. Poin pentingnya adalah anakan walet yang berhasil menetas dan terbang dari gedung si pemilik, tidak kembali ke gedung asalnya.

Akhirnya, perkembangan walet tak kunjung meningkat. Walet yang menginap dan membuat sarang serta mengeram adalah walet berumur. Jika hal ini terus menerus terjadi, maka pada titik tertentu, gedung akan sepi dan akhirnya kosong.

Sebetulnya, jika semua kriteria memenuhi syarat dalam budidaya walet, maka seharusnya perkembangan walet tidak mengalami masalah. Itulah sebabnya, para petani walet berpengalaman tidak pernah bermain-main soal kriteria suhu, desain tata ruang atau masalah hama dan predator.

Jadi, hal seperti apa yang perlu dilakukan agar populasi walet bertambah? Simak ulasan berikut :

Penuhi Desain Standar dari Tata Ruang yang Sudah Terbukti

Desain tata ruang ini sebetulnya erat sekali kaitannya dengan kenyamanan burung walet dalam sebuah gedung. Baik dalam hal gangguan hama/predator, membangun sarang, mengeram dan menginap serta membentuk suatu kloni.

Gedung harus memiliki suhu ideal. Permudah walet dalam menyusuri tiap jengkal ruangan dalam gedung walet Anda namun tetap merasa aman.

Jika terdapat sesuatu yang perlu dibenahi, maka lakukan secara bertahap. Misalnya, sekat ruangan perlu ditambah, maka lakukan penambahan sekat per 1 meter dalam 1 kali perubahan (1 meter/minggu).

Begitupun jika void (lubang terjun) ingin diperbesar untuk mempermudah walet khususnya walet muda menyusuri tiap lantai. Lakukan perubahan per 1 papan (20 cm) tiap minggunya sampai mencapai ukuran ideal menurut Anda.

Perbaiki Faktor-faktor Pendukung dari Gedung Agar Populasi Walet Bertambah

Apa saja faktor pendukung dari gedung walet yang harus diperbaiki agar populasi walet bertambah?

Pertama yang akan kita bahas adalah hama gedung walet. Anda harus memperhatikan hama yang membuat walet tidak betah. Membuat walet muda takut untuk melanjutkan kehidupannya di gedung tempat mereka menetas.

Lakukan pengontorlan gedung setiap minggu, setiap 2 minggu atau setiap bulan. Untuk pengontrolan ini, lakukan dipagi sampai siang hari saja dan harap perhatikan cuaca sekitar. Jika cuaca mendung, apalagi sedang hujan, jangan sekali-kali masuk gedung.

Jika musim ngeram, kurangi frekuensi pengontorlan dalam gedung. Bisa dilakukan 2 kali dalam satu bulan saja.

Lakukan penyemprotan hama secara rutin, jangan abaikan hal ini!

Hal kedua adalah sirip sebagai wadah walet untuk menginap, membuat sarang dan berkembang biak. Jika gedung walet Anda mengalami penurunan populasi (populasi walet tidak kunjung meningkat), maka kemungkinan masalahnya terdapat pada papan sirip ini.

Seperti yang telah dibahas di atas, walet muda tidak kembali dalam kloninya karena terdapat ketidaknyamanan dalam beberapa kondisi dalam gedung. Ketidaknyamanan ini bisa saja terjadi pada sirip gedung walet, apakah berjamur atau mungkin susahnya walet muda mencengkram papan sirip.

Jika Anda mendeteksi permasalahan seperti yang kami maksud, maka untuk mengatasi hal tersebut, lakukan penambahan properti pada sirip. Bisa menggunakan besek, potongan styrofoam atau jenis material lainnya. Soal masalah jamur, harus segera diatasi.

Selain itu, salah satu ketidaknyamanan walet muda mengenai sirip ini adalah kurangnya sekat sirip (sirip kotak-kotak). Seperti yang Anda ketahui, walet muda pertama kali menginap dan membuat sarangnya cenderung lebih memilih daerah pojok (sudut sirip) karena lebih aman dari gangguan hama/predator.

Jika merasa permasalahan kloni walet Anda tidak kunjung bertambah karena kurangnya sekat sirip, maka lakukan penambahan sekat sirip yang mudah dilepas. Sekat sirip bisa dilakukan dengan jarak antara 80 cm hingga 100 cm.

Menyediakan media penghasil serangga

Hal ketiga adalah menyediakan media penghasil serangga sebagai pakan walet. Mengenai masalah ini, terdapat pertentangan dikalangan pembudidaya walet.

Satu pihak mengklaim, adanya pakan tambahan yang disediakan dalam gedung membuat perkembangan walet lebih cepat. Bukti nyata terjadinya perbaikan perkembangan kloni walet menurut yang sudah pernah mengaplikasikannya adalah meningkatnya jumlah produksi sarang.

Sementara pihak lain yang mengklaim bahwa menyediakan pakan tambahan dalam gedung itu sia-sia. Menurutnya, karakter burung walet adalah mencari makan di alam bebas. Di alam, walet bebas bermanuver untuk mengejar dan melahap pakan yang beterbangan.

Jika diaplikasikan dalam gedung, manuver walet untuk menyantap makanannya terbatas. Bukti bahwa walet tidak membutuhkan makanan dalam gedung adalah rutinitas walet yang setiap harinya pergi meninggalkan gedung untuk mencari makan dan kembali sore hari menjelang gelap.

Selain itu, petani walet yang mengklaim tidak perlunya pakan tambahan dalam gedung ini karena belum pernah melihat video atau rekaman burung walet yang menyambar binatang yang bersumber dari media penghasil serangga tersebut (sampai artikel ini terbit).

Jadi, tergantung Anda pemiliki RBW. Apakah Anda termasuk kontra atau pro dalam mengaplikasikan pakan tambahan walet dalam gedung.

Periksa twitter secara berkala

Hal ke empat adalah twitter. Jika gedung Anda sudah berumur, maka sebaiknya perhatikan twitter yang digunakan, baik twitter panggil maupun twitter inap. Bisa saja twitter yang digunakan sudah mengalami penurunan kualitas, sehingga suara yang dihasilkan tidak maksimal.

Pengalaman salah seorang pembudidaya walet mengenai twitter panggil ini pernah kami dengar. Suara yang diputar tidak mendapat respon yang baik seperti sebelumnya. Gonta-ganti Suara Panggil pun telah dilakukannya, namun hasilnya tetap nihil. Setelah mengganti twitter panggilnya, burung walet kembali merespon (SP yang digunakan tetap sama).

Lakukan pergantian twitter secara bertahap pada twitter inap untuk melihat respon walet yang ada di dalam gedung. Kalau memang masalah terdapat di twitter inap, maka pastinya terjadi perubahan positif.

Baca Juga :

Itulah sedikit ulasan kami mengenai hal yang perlu dilakukan agar populasi walet bertambah. Semoga bermanfaat




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.