Ceritakan tentang diri Anda! Berikut Cara Menghadapinya!

Ceritakan tentang diri Anda! Berikut Cara Menghadapinya!

Ceritakan tentang diri Anda sering menjadi kalimat pembuka saat kita melakukan wawancara kerja. Kalimat ini sangat sederhana, namun tidak jarang  membuat peserta wawancara cemas dan tegang. Banyak peserta wawancara yang tidak bisa menceritakan tentang diri mereka.

Apa saja yang sebaiknya diceritakan dan sampai batas apa yang harus diceritakan?

Pertanyaan ceritakan tentang diri Anda memiliki tujuan tertentu. Pewawancara ingin melihat seperti apa Anda berkomunikasi, bagaimana kepribadian Anda dan apakah Anda layak untuk mendapatkan posisi pekerjaan yang sedang Anda lamar.

Untuk bisa menceritakan diri sendiri dengan baik, ada beberapa cara yang harus diketahui.

Berikut cara menghadapi pertanyaan ceritakan tentang diri Anda

1. Melakukan perkenalan singkat

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan perkenalan singkat. Mulai dari menyebutkan nama, asal Universitas atau sekolah terakhir Anda belajar dan jurusan apa yang diambil.

2. Jelaskan minat dan bakat yang berhubungan dengan pekerjaan

Jika Anda memiliki minat dan bakat yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang dilamar, maka utarakan dan jelaskan, sehingga Anda akan mendapatkan point lebih di mata pewawancara. Pastikan menggunakan kalimat yang sopan, percaya diri namun tidak menyombongkan diri.

Contoh kalimat yang bisa digunakan “ Sejak kecil saya sangat menyukai dunia tulis menulis, beberapa karya sudah diterbitkan di beberapa surat kabar”

3. Menjelaskan resume

Langkah ketiga, jelaskan resume yang sudah Anda tulis, jelaskan secara singkat pengalaman menarik yang sudah dilalui. Pilih pengalaman menarik yang menjadi pencapaian paling membanggakan. Sangat disarankan pengalaman tersebut masih berkaitan dengan pekerjaan yang sedang dilamar.

Pilihlah kalimat yang mampu meyakinkan pewawancara, bahwa Anda layak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Misal saja jika melamar di salah satu perusahaan media massa, maka bisa menjelaskan bahwa Anda pernah menjabat sebagai ketua organisasi media massa di kampus Anda belajar.

“Saya memiliki pengalaman dalam bidang jurnalistik dalam jangka waktu yang cukup lama, mulai dari tahun 2014 hingga 2018 saya masuk organisasi pers kampus, dan di tahun 2018 saya menjabat sebagai ketua”

4. Jelaskan alasan terbaik Anda melamar pekerjaan tersebut

Point terakhir yang harus dijelaskan adalah berikan alasan terbaik mengapa Anda melamar di tempat atau perusahaan tersebut. Pastikan kalimat yang digunakan mampu memberikan kesan yang mendalam bagi pewawancara.

Selain mengetahui cara menjawab pertanyaan, ceritakan tentang diri Anda dengan tepat. Penting juga memperhatikan bahasa tubuh dan cara bersikap saat wawancara kerja.

Pertama, harus bersikap sopan santun terhadap semua orang tanpa pengecualian. Sering kita jumpai banyak pelamar yang hanya bersikap sopan terhadap pewawancara saja, padahal karyawan yang lolos nantinya diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik kepada semua orang.

Kedua, berjabat tangan dengan baik. Salurkan energi percaya diri kepada pewawancara dengan jabat tangan yang erat namun jangan terlalu kuat.

Ketiga, jaga kontak mata dengan pewawancara. Selain melalui berjabat tangan, Anda juga harus menjaga kontak dengan pewawancara secara natural. Pastikan tidak melotot dan tetap tampil percaya diri.

Keempat, atur posisi tangan dengan baik. Pastikan tangan tidak menyilang di depan dada, hal ini menandakan bahwa Anda adalah sosok yang sulit untuk terbuka. Anda bisa menggerakkan tangan saat menjawab pertanyaan, namun jangan berlebihan karena akan sangat mengganggu dan tampak tidak nyaman.

Kelima, postur tubuh yang benar saat wawancara adalah tegak namun tetap natural. Tunjukkan bahwa Anda percaya diri dan siap melakukan wawancara.

Keenam, ekspresi wajah juga harus diperhatikan. Pastikan Anda menunjukkan wajah yang hangat namun antusias. Jika dengan wajah diam Anda terlihat judes, maka sesekali tunjukkan senyum namun jangan berlebihan.

Baca Juga :

Ketujuh, jangan mainkan benda yang ada di atas meja saat wawancara. Sering tanpa sadari saat merasa tegang tubuh akan merespon dengan cara yang beragam. Salah satunya memainkan benda yang ada di sekelilingnya termasuk di atas meja. Pastikan bersikap natural, jangan lupa atur nafas sebelum masuk ke ruang wawancara.

Demikian informasi cara  menjawab pertanyaan ceritakan tentang diri Anda. Semoga informasi di atas menjadikan wawancara Anda berjalan dengan baik dan segera mendapatkan pekerjaan yang diimpikan. Semoga bermanfaat

5/5 (1)

Nilai kualitas artikel




LEAVE A REPLY

Tulis komentar Anda
Masukkan nama Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.