Panduan Lengkap Cara Ternak Kelinci Anggora yang Baik

shares |

loading...
Panduan Lengkap Cara Ternak Kelinci Anggora yang Baik

Anggora, bukan hanya dikenal sebagai salah satu jenis kucing, tapi Anggora juga disematkan sebagai nama kelinci yang cukup terkenal dan menjadi primadona di kalangan pecinta kelinci. Hal tersebut tidak lepas dari keistimewaan yang dimilikinya yaitu bulu halus, tebal dan lebih panjang dibandingkan dengan jenis kelinci lainnya.

Karena yang menyukai kelinci jenis ini tidak sedikit, makanya banyak sekali orang yang mencoba peruntungan dengan beternak kelinci anggora. Ada yang hanya sekedar menyalurkan hobi dan ada pula yang ternak anggora untuk dijadikan tumpuan hidup.

Jika Anda tertarik untuk ternak kelinci anggora, dibawah ini kami akan bagikan panduannya secara lengkap. Mulai dari mengenali ciri, jenis dan cara membudidayakannya.

Ciri-ciri Kelinci Anggora

Ciri–ciri kelinci anggora tidak jauh beda dengan binatang lain yang juga berjenis anggora, adapun ciri–cirinya yang dimaksud antara lain:

  1. Kelinci anggora memiliki bulu yang berwarna–warni: abu-abu, cokelat, jingga, hitam, putih, belang-belang putih, atau perpaduan dari berbagai warna tersebut.

  2. Seperti ras anggora pada umumnya, bulu-bulu pada kelinci anggora lebih lembut dan panjang. Tidak hanya dibagian badan, bulu-bulu yang panjang juga terdapat pada bagian telinga dan kaki anggora.

    Pertumbuhan bulu-bulu tersebut juga lumayan cepat dan harus dipotong setiap beberapa bulan sekali (minimal 4 atau 5 kali dalam setahun). Kalau tidak dilakukan pemotongan tersebut, bulu–bulunya akan kusut, apalagi kalau Anda kurang rajin untuk merawat atau menyisirnya.


  3. Jika sudah dewasa, kelinci anggora bisa mencapai bobot antara 2 sampai 4 kg dan masa hidupnya kurang dari 10 tahun atau rata–rata berumur 5 sampai 7 tahun.
Karena keistimewaan atau ciri khas yang dimiliki tersebut, sebagian besar orang yang memelihara kelinci anggora untuk dijadikan binatang peliharaan (pet: istilah hewan peliharaan dalam bahasa inggris). Tapi ada juga yang ternak anggora untuk diambil wol dan diambil dagingnya.

Jenis–jenis Kelinci Anggora

Kelinci anggora yang sering dijadikan sebagai hewan peliharaan (pet) ataupun untuk dibudidayakan dan diambil dagingnya, mempunyai beberapa jenis. Nah, berikut jenis-jenisnya:

  1. Kelinci Aggora Inggris (jenis kelinci anggora yang paling mungil karena ukuran tubuhnya yang kecil dan bobot tubuhnya yang hanya berkisar antara 2 atau 3 kg).
  2. Kelinci Anggora Perancis (bobotnya antara 3 sampai 4 kg, sangat mudah dipelihara dan tidak terlalu sensitif).
  3. Kelinci Anggora Giant (merupakan kelinci anggora dengan ukuran paling besar sesuai dengan namanya, bobotnya bisa mencapai 5 kg, sangat cocok dipelihara untuk diambil wolnya).
  4. Kelinci Anggora Satin (bobotnya 3 sampai 4 kg, bulunya lembut dan tidak mudah kusut).


Cara Ternak Kelinci Anggora

Hal mendasar yang perlu dipertimbangkan sebelum memelihara kelinci adalah tujuan pemeliharaanya. Hal tersebut akan berhubungan dengan jenis kelinci apa yang cocok dengan tujuan tersebut.

Beberapa hal lain yang terkait dengan kandang, pakan dan berbagai perawatan yang perlu dilakukan. Jika ingin ternak kelinci anggora, berikut beberapa hal perlu yang Anda perhatikan.

Pemilihan bibit kelinci anggora (indukan)

Untuk memilih indukan kelinci harus memperhatikan beberapa hal. Jika memungkinkan, sebelum membeli indukannya sebaiknya ditelusuri informasi dengan bertanya kepada penjualnya mengenai umur dan indukan asal, serta riwayat kesehatan kelinci tersebut.

Kalau informasi tersebut tidak dapat diperoleh, silahkan perhatikan ciri-ciri fisik pada kelinci sebelum dibeli. Ciri-ciri indukan yang baik antara lain: memiliki badan yang berisi (tidak terlalu kurus), memiliki mata yang bersih/bersinar dengan cerah, tidak kelihatan lesu, hidung bersih/tidak berair, bulu bersih dan ciri-ciri lainnya.

2. Persiapan dan pemeliharaan kandang

Kandang adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan jika ingin memelihara binatang termasuk kelinci anggora. Kandang yang disediakan sebaiknya agak luas agar kelinci bisa leluasa bergerak dan terbuka karena kelinci tidak menyukai cuaca panas. 

Walaupun kelinci menyukai jenis kandang yang terbuka, namun Anda harus memperhatikan atau berjaga-jaga jika terjadi hujan atau angin berhembus dengan sangat kencang. Jadi, sebaiknya Anda menyiapkan penutup kandang untuk mengantisipasi hal tersebut atau cuaca ekstrim lainnya.

Kandang kelinci juga diletakkan di lokasi strategis yang mudah dijangkau, jauh dari hewan pemangsa dan sebaiknya lokasinya agak tenang karena kelinci tidak terlalu suka suasana bising.

Kebersihan kandang juga harus Anda perhatikan setiap harinya. Jika ada kotoran atau sisa–sisa makanan sebaiknya dibersihkan dengan cepat untuk menghindari penyakit yang disebabkan karena kandang yang kotor.

3. Pemberian pakan 

Kelinci adalah salah satu jenis binatang yang menyukai hampir berbagai jenis sayuran. Beberapa jenis sayuran yang sering dijadikan pilihan sebagai pakan kelinci adalah: kangkung, sawi, wortel, jagung, kacang hijau dan jenis sayur-sayuran hijau lainnya. 

Kelinci anggora juga bisa diberi pakan tambahan berupa makanan dari ekstrak tumbuhan yang bisa dibeli di toko pakan hewan yang mengandung nutrisi yang lebih lengkap.

Selain kebutuhan pakan, kelinci anggora juga perlu di beri minum atau menyediakan wadah air bersih (sebaiknya wadah yang dipilih itu airnya tidak mudah tumpah).

4. Memantau kesehatan kelinci anggora secara berkala

Memantau kesehatan kelinci dapat dengan mudah diamati dari kotoran dan berat atau bentuk badannya. Badan kelinci yang terlalu kurus atau terlalu gemuk (diperhatikan sesuai jenis kelinci anggora yang dipelihara) bisa mengindikasikan jika kelinci memiliki masalah kesehatan atau ketidaksesuaian pakan yang Anda berikan.
Baca Juga :
Kesehatan kelinci juga bisa dipantau dari kotorannya, jika kotoran kelinci terlalu encer atau keras, bisa saja hal itu mengindikasikan kalau kelinci anggora terkena diare atau sembelit. Kelinci yang kurang sehat juga bisa dilihat dari gerakannya yang lemah, kelihatan lesu dan nafsu makannya berkurang.

Kelinci anggora termasuk binatang yang sangat rentan terkena penyakit, oleh karena itu sebaiknya Anda selalu memperhatikan kebersihan dan kesehatannya dengan baik.

Tips Agar Kelinci Anggora Gemuk

Kunci sukses agar kelinci anggora gemuk ada pada pemberian pakan yang sesuai dan pemeliharaan kesehatan secara berkala. Namun, ada kalanya kelinci anggora mengalami kekurangan nafsu makan.

Nah, untuk menyiasati kelinci anggora yang kekurangan nafsu makan bisa dicoba tips di bawah ini:

  1. Sediakan bahan-bahannya terlebih dahulu, yaitu: ampas tahu 1 kg, 1 buah kembang jangar atau bunga kitolod dan air (untuk merendam).
  2. Bunga kitolod direndam beberapa jam untuk menghilangkan racun atau kandungan kimia yang terdapat pada bunga tersebut yang bisa membahayakan kesehatan kelinci anggora.
  3. Rendaman bunga dicampurkan dengan ampas tahu, diamkan selama beberapa menit, kemudian diperas.
  4. Berikan pakan tersebut kepada kelinci sebagai tambahan pakan sehari-hari selain pakan utamanya. 


Bagaimana, tidak terlalu sulit bukan? Jika Anda punya banyak waktu luang di rumah, tidak ada salahnya mencoba ternak kelinci anggora, siapa tahu suatu saat bisa menjadi kegiatan yang menghasilkan.

loading...

Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam. Link hidup otomatis difilter.