6 Jenis Hama yang Mengganggu Walet dan Cara Jitu Mencegahnya

shares |

6 Jenis Hama yang Mengganggu Walet dan Cara Jitu Mencegahnya
Sumber : http://waletsenja.blogspot.co.id

Hama yang hinggap dan menyerang rumah walet pastinya akan mengganggu dan menghambat produktivitas burung walet. Bahkan bisa membuat walet tidak betah di rumahnya dan akhirnya pindah ke tempat atau rumah lain. Nah, untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan bagikan informasi buat pembaca semua, mengenai jenis hama apa saja yang sering menggangu walet dan cara mengatasinya.


Jenis Hama Walet dan Pencegahannya

1. Semut

Tidak semua jenis semut menjadi hama bagi walet. Semut yang sering mengganggu walet adalah semut api. Semut api menyerang walet dengan cara mengganggu burung walet yang sedang bertelur dan memakan anak-anak walet.
 

Cara mencegah supaya semut api tidak masuk ke rumah walet yaitu dengan memberi umpan supaya semut mengerumuninya, setelah itu siram semut menggunakan air panas (catatan: tidak disarankan untuk yang beragama islam. Baca di sini).


2. Tokek dan cicak

Cara cicak dan tokek menyerang walet yaitu memakan telur serta sarangnya. Jenis hama ini juga akan memakan anak burung walet, terutama tokek. Kotorannya dapat membuat rumah atau ruangan menjadi tercemar sehingga walet tidak betah di dalam rumahnya. 

Saat tokek memakan telur walet, ia akan memuntahkan kulitnya ke lantai yang membuat rumah walet menjadi kotor. Kotoran tersebut dapat merubah suhu ruangan sehingga ketenangan burung walet terganggu.
 

Untuk mencegahnya yaitu dengan membuat saluran air di sekitar pagar. Selain itu, tembok luar dicat dan permukaannya dibuat licin. Lubang-lubang ventilasi di rumah walet yang tidak digunakan sebaiknya ditutup saja.

Selain itu, supaya tokek tidak masuk ke dalam rumah walet, buatlah ranjau dan penangkal anti tokek. Bisa berupa seng yang bergerigi dan tajam, kemudian dipasang di sekeliling pintu masuk khususnya sebelah luar. 


3. Tikus

Tikus merupakan hama yang memakan telur, sarang, anak dan induk walet. Hewan predator ini dapat membuat walet trauma, sehingga walet tidak mau menempati dan pulang ke rumahnya. 
 
Selain itu, suara tikus dapat mengganggu ketenangan walet. Kotoran serta kencing tikus juga mengakibatkan suhu dalam ruangan menjadi tidak nyaman bagi walet.


Cara mencegahnya yaitu memberi racun tikus, menutup semua lubang kecil, menempelkan seng di lantai dan buat dinding menjadi licin supaya tikus tidak bisa memanjat.  Adapun cara yang paling efektif yaitu dengan membuat parit yang mengelilingi rumah walet. 



4. Kecoa

Kecoa adalah hama yang dapat membuat sarang walet cacat dan kecil. Untuk mencegahnya, dapat menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang-barang yang tidak dibutuhkan di dalam rumah walet supaya tidak menjadi tempat persembunyian kecoa. 


5. Burung hantu

Burung hantu merupakan predator paling ganas, karena kedatangan burung hantu dapat merusak semua koloni walet yang berada dalam satu rumah. Apabila burung hantu sampai masuk, maka sudah bisa dipastikan kalau rumah walet akan segera kosong. 

Burung hantu akan memakan habis walet dengan berbagai cara seperti menghadang walet yang akan masuk ke rumah, menyergap atau langsung masuk ke rumah walet. 

Sasaran burung hantu adalah katak, tikus, ular dan walet. Tempat berburu burung hantu yaitu di area perkebunan dan persawahan. Biasanya, burung hantu tidur di waktu siang. Ia akan mulai mencari mangsa saat pukul 7 malam dan akan pulang ke sarangnya pukul 4 pagi. 


Tips mencegah burung hantu supaya tidak mengganggu walet :
 

Pasang bohlam lampu dengan kekuatan 10 watt dan posisikan lampu di atas lubang masuk walet sekitar 50 cm dari bibir lubang. Nyalakan lampu sebelum jam 7 malam (setelah twitter panggil dimatikan) dan matikan saat jam 5 pagi.

Di bagian pintu luar, sekitar 50 cm dari bibir lubang, pasang rel gorden dengan ukuran dua kali panjang pintu walet. Pasanglah tali di sisi kanan dan kiri pada rel gorden.  Ketika pagi sebelum walet keluar dari gedung, tariklah tali tersebut ke arah samping supaya daun pintu bergeser dan lubang pintu walet menjadi terbuka.


Jika malam, tariklah tali ke sisi yang berlawanan supaya menutup lubang masuk. Dengan cara buka tutup seperti ini, rumah walet akan aman dari serangan burung hantu. Gunakan daun pintu yang terbuat dari aluminium atau Anda bisa menggunakan pintu buka tutup yang otomatis.

Cara mengatasi burung hantu yang lainnya adalah dengan memberikan umpan yang telah diberi racun. Umpan dapat berupa anak ayam dan tikus kecil.


  • Menghalau burung hantu dengan jarum
Melihat dari karakter burung hantu yang sebelum beraksi pasti akan melakukan survei dengan tujuan memastikan tidak ada sesuatu yang membahayakan dirinya. Maka dari itu, sebelum burung hantu masuk ke dalam gedung walet, pastinya akan hinggap terlebih dahulu di bibir lubang masuk burung (LMB).

Nah, dengan demikian memasang jarum yang diposiskan terbalik (tajam mengarah ke atas) pada bibir LMB akan memberikan efek kejut pada burung hantu tersebut. Sehingga burung hantu akan berfikir seribu kali untuk masuk dan mengobrak abrik isi gedung walet Anda.

Jarum terbalik dipasang dengan ketinggian kira-kira 1 cm yang disebar secara acak (tidak beraturan).

  • Menghalau burung hantu dengan LMB yang tidak datar
Pada umumnya orang membuat lubang masuk burung (LMB) berbentuk persegi panjang, sehingga burung hantu yang bertengger akan merasa nyaman untuk melakukan pengintaian.

Apa jadinya jika LMB tersebut dibuat persegi 4 atau persegi 5 dan dipasang miring seperti layaknya ketupat? Kenyamanan burung hantu pastinya akan berkurang ketika bertengger pada bibir LMB yang miring, sehingga harapannya burung hantu akan menjauhi rumah burung walet Anda.

  • Cara mengusir burung hantu dengan lem tikus
Memanfaatkan lem tikus bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan efek jerah pada burung hantu yang sering menyergap burung walet Anda. Cara penggunaannya sangat mudah, yaitu cukup memantau keberadaan burung hantu pada malam hari. Perhatikan dimana burung hantu hinggap untuk mempersiapkan aksinya.

Setelah mengetahui posisi hinggapnya burung hantu, selanjutnya besok harinya persiapkan lem tikus yang di taruh di sebuah lidi, kardus atau semacamnya yang kemudian diletakkan pada tempat hinggapnya burung hantu tersebut.

Jika jebakan lem tikus tersebut sempat mengenai kaki burung hantu atau dengan teknik pemasangan tertentu mengenai sayapnya, diharapkan efek jerah akan muncul dan burung hantu tidak akan kembali mengintai gedung walet Anda. 

Selain dari teknik tersebut, Anda juga bisa mengaplikasikan lem tikus tersebut pada burung walet mainan (bisa dibuat sendiri). Walet mainan tersebut dilumuri lem tikus, kemudian diikat menggantung dan disetting agar bisa diayun secara manual.

Jika burung hantu sudah bersiap pada posisinya, maka silahkan ayun burung mainan tersebut. Jika beruntung, pada ayunan pertama burung hantu akan menyambar mainan Anda.

Seperti pada cara pertama, memang tidak dapat menangkap burung hantu, tapi dijamin burung hantu tersebut tidak akan pernah kembali mengganggu usaha walet Anda.      


6. Kelelawar

Cara Menangkap Kelelawar di Dalam Rumah
Sumber : http://id.wikihow.com/Menangkap-Kelelawar-di-Dalam-Rumah

Kelelawar adalah hama yang cepat berkembang sehingga akan mendominasi rumah walet, inilah yang membuat walet tidak mau pulang ke rumahnya.
cara mengatasinya yaitu dengan menangkap kelelawar di waktu siang.

Baca Juga :
Itulah jenis hama walet dan cara pencegahannya. Anda wajib mengetahui dan menerapkan tindakan di atas, sesuai dengan jenis gangguannya. Supaya walet yang Anda budidayakan dapat berkembang dengan maksimal dan terbebas dari gangguan hama. 


Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam. Link hidup otomatis difilter.