Meningkatkan Produksi Telur dan Menghalau Penyakit dengan Menggunakan Jamu Ayam Kampung

shares |

Meningkatkan Produksi Telur dan Menghalau Penyakit dengan Menggunakan Jamu Ayam Kampung

Dalam menjalankan usaha peternakan ayam kampung, para peternak sering dihantui akan penyakit yang menyerang ternak pada masa peralihan musim. Akibat dari penyakit tersebut, peternak mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Melihat masalah tersebut, baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat umum mencoba berbagai cara agar ayam ternak tidak mudah terserang penyakit. Salah satu yang menjadi andalan peternak selain dari vaksinasi yaitu jamu tradisional.

Menurut dari beberapa sumber, jamu tradisional yang diberikan pada ayam ternak sangat efektif dalam mengatasi penyakit yang bisa menyerang sewaktu-waktu. Nah, dalam artikel kali ini kami akan memberikan cara membuat jamu ayam kampung yang telah terbukti tidak memberikan dampak negatif baik pada anak ayam maupun ayam dara serta mampu meningkatkan produktifitas dalam menghasilkan telur.

Khasiat Jamu Ayam Kampung Tradisional

  1. Memperbaiki metabolisme ayam dalam proses penyerapan zat makanan.
  2. Memaksimalkan penggunaan energi dalam berporduksi.
  3. Memperbaiki efisiensi penggunaan pakan.
  4. Dapat mengurangi zat amoniak (NH3) pada kotoran ayam sehingga bau yang timbul tidak menyengat.
  5. Memberikan perlindungan pada ternak terhadap beberapa penyakit seperti berak hijau, berak kapur, pilek, berak darah dan sebagainya.

Peralatan dan Bahan

Peralatan :

  1. Pisau
  2. Saringan
  3. Blender
  4. Jerigen 40 liter
  5. Gayung
  6. Ember

Bahan :

  1. Bawang putih 1 kg
  2. Temulawak 0,1 kg
  3. Kunyit 0.5 kg
  4. Kencur 1 kg
  5. Jahe 0,5 kg
  6. Daun siri 0,25 kg
  7. Lengkuas 0,5 kg
  8. Kayu manis 0,05 kg
  9. Gula merah 0,5 kg
  10. EM4/M-Bio 1 liter (Bakteri mikroba)
  11. Air sumur 38 liter (bukan air ledeng)

Cara Pembuatan

  1. Semua bahan dikupas/dikerik kemudian dicuci sampai bersih.
  2. Bawang putih, temulawak, kunyit, kencur, jahe, daun siri, lengkuas dan kayu manis dicampur dan dihaluskan menggunakan blender.
  3. Kemudian bahan tersebut diperas dan disaring untuk diambil cairannya.
  4. Ampas yang dihasilkan dapat digunakan sebagai campuran pakan (untuk 100 kg pakan), namun terlebih dahulu dikeringkan. 
  5. Larutkan gula merah kemudian campur dengan EM4 dan air sebanyak 38 liter.
  6. Campuran gula merah dan EM4 dicampur dengan cairan dari hasil perasan akar dan dedaunan (bawang putih, temulawak dll).
  7. Masukkan semua hasil campuran tersebut pada jerigen untuk permentasi selama 7 hari.
  8. Dalam proses permentasi, setiap pagi buka tutup jerigen dan dikocok. Anginkan kurang lebih 5 menit, kemudian tutup kembali dengan rapat.
  9. Pada hari terakhir yaitu hari ke 7, akan terlihat gelembung-gelembung kecil yang berwarna keruh pada permukaan cairan. Hal tersebut menandakan berhasilnya jamu fermentasi.
 

Cara Penggunaan Jamu Ayam

Cara mengaplikasikan jamu tradisional hasil permentasi yaitu ambil sebanyak 50 cc (5 sendok makan) kemudian campur dengan air gula sebanyak 50 cc dan larutkan bersama air sebanyak 10 liter.

Pemberian pada ayam bisa dilakukan pada pagi dan sore hari. Untuk 10 liter air yang telah dicampur dengan jamu tersebut cukup memenuhi kebutuhan ayam sebanyak 100 ekor.
Itulah cara membuat jamu ayam kampung untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan produksi telur. Semoga bisa memberikan manfaat untuk Anda.
loading...

Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam

loading...