Mengapa Memilih Properti Sebagai Lahan Investasi? Temukan Jawabannya Di Sini !

shares |

Investasi Properti

Investasi Properti - Memilih properti sebagai lahan investasi memang sedikit membutuhkan modal (bisa jadi dengan modal yang sedikit, investasi jenis ini bisa berjalan dengan teknik tertentu) sehingga sangat dibutuhkan keahlian dalam mengolah keuangan. Namun, perlu Anda ketahui, investasi properti adalah investasi yang termasuk paling aman di dunia.

Sebetulnya, dalam dunia properti ada 2 istilah yang sering digunakan yaitu aset dan liabilitas. Aset bisa kita artikan sebagai sesuatu yang bisa memberikan penghasilan dikemudian hari, sementara liabilitas adalah pengeluaran yang menjadi beban untuk suatu properti seperti tagihan listrik, air, pajak dan sebagainya.

Seseorang yang tidak mengerti akan properti kemungkinan besar akan salah membeli, harapannya ingin membeli aset sebagai lahan investasi dan ternyata membeli sebuah liabilitas yang selalu mengeluarkan dana yang tidak sebanding dengan nilai properti tersebut.

Itulah sedikit perkenalan kita akan suatu investasi dalam bidang properti. Berikut kami akan menjelaskan beberapa alasan kenapa Anda harus memilih properti sebagai lahan investasi.


Mengapa Harus Investasi Properti

1. Sumber penghasilan passive income

Properti yang Anda miliki bisa memberikan keuntungan yang melimpah, Anda bisa menjadi kaya pada usia dini dengan melakukan investasi dalam bidang properti. Misalnya, jika Anda membeli sebuah properti, kemudian setelah 2 tahun berjalan letak lahan properti Anda merupakan tempat yang stratgis bagi sebuah perusahaan telekomunikasi untuk membangun tower pemancar, maka bisa dipastikan lahan Anda akan dihargai berkali lipat dari harga normal (sesuai dengan kejadian di daerah tempat tinggal penulis).

Dalam hal passive income, properti bisa menghasilkan tanpa Anda bersusah payah mencari penghasilan lain. Misalnya saja, properti yang Anda miliki seperti rumah pribadi bisa disewakan, baik disewakan utuh sebagai rumah tinggal/kantor maupun disewakan per kamar. Sehingga Anda bisa memperoleh penghasilan harian, mingguan atau bulanan.

Disamping itu, dengan memiliki properti tentunya Anda akan mempertahankan properti Anda sampai beberapa waktu kedepan yang sangat mungkin nilai dari properti tersebut akan naik 2, 3 atau 5 kali lipat dari harga beli.

Sekedar informasi, jika saat ini Anda memiliki rumah baik yang Anda huni saat ini maupun rumah di tempat lain, Anda bisa memasarkan atau menyewakan rumah atau kamar di www.airbnb.co.id. Website tersebut adalah sebuah situs yang berpusat di San fransisco, California. Berdiri sejak tahun 2008 dan sudah beroprasi di 191 negara dan 34.000 kota di seluruh dunia termasuk di Indonesia.


2. Nilai properti yang selalu naik

Anda bisa mencari informasi tentang harga suatu properti misalnya tanah di daerah tempat tinggal Anda beberapa tahun yang lalu, kemudian bandingkan dengan harga saat ini. Anda akan menemukan suatu perbedaan harga yang sangat mencolok, silahkan dihitung berapa keuntungan yang Anda peroleh jika beberapa tahun yang lalu Anda memutuskan membeli properti tersebut.

Contoh kasus di daerah kami, Penajam, Kalimantan Timur. Sekitar 15 atau 20 tahun yang lalu, terdapat tanah yang tidak memiliki harga, bahkan waktu itu diberikan secara gratis pun orang enggan menempatinya. Nah, saat ini harga tanah di wilayah tersebut sudah mencapai Rp 200.000,-/meter2.


3. Dapat dilakukan dengan modal yang kecil

Saat ini, memiliki properti seperti perumahan atau kavlingan siap bangun sudah tidak begitu susah, karena sudah banyak yang menawarkan dengan sistem cicilan. Bahkan sistem cicilan tersebut tidak menerapkan uang muka.

Dengan besaran cicilan Rp 500.000,-/bulan, Anda bisa memiliki properti jenis tanah dalam waktu 3 tahun kedepan. Dan 3 tahun kemudian, harga properti tersebut sudah pasti memiliki harga yang lebih tinggi.

Ada juga orang yang menerapkan teknik investasi dengan memanfaatkan bank sebagai investor untuk membeli sebuah properti. Misalnya, membeli sebuah rumah dengan harga yang miring, sumber pendanaan adalah pihak bank dengan sistem pinjaman. Kemudian rumah tersebut direnovasi dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Selisih harga tersebutlah yang menjadi keuntungannya. Dengan modal dari bank, orang tersebut sudah memiliki properti.


4. Properti dapat dijadikan sebagai agunan

Proses peminjaman di dunia perbankan akan lebih mudah jika agunan yang diajukan berupa properti. Beda halnya dengan agunan yang lain seperti perusahaan atau surat-surat berharga lainnya yang tentunya lebih susah memperoleh kepercayaan dari pihak bank.


5. Kendali berada ditangan

Hal yang berbeda dengan jenis investasi yang lain seperti pembelian saham atau obligasi yang terjadi hanya dilakukan oleh broker dengan perusahaan pengelolah, tidak melibatkan pemegang saham.

Kalau dalam investasi properti, kendali penuh berada pada diri kita, sehingga kepuasan, peningkatan kemampuan dalam bernegosiasi dan sebagainya menjadi nilai plus.
Baca Juga : 5 Tips Dalam Menentukan Jenis Waralaba Terbaik yang Akan Digeluti
Disitulah letak tantangan bagi seseorang yang bergelut dalam investasi properti, bagaimana menjadi pemenang dengan melakukan teknik negosiasi yang beragam.

Demikian beberapa alasan mengapa memilih properti sebagai lahan investasi. Semoga bermanfaat.

Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam. Link hidup otomatis difilter.