Ternak Kelinci, Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil yang Menggiurkan

shares |

loading...
Ternak Kelinci, Peluang Usaha Rumahan dengan Modal Kecil yang Menggiurkan

Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil - Sebagai seseorang yang memang memutuskan untuk berkecimpung atau total menjadi seorang wirausahawan, Anda memang dituntut untuk jeli dalam menemukan usaha apa saja yang berpotensial, bisa mendatangkan keuntungan. Dan yang pasti, dengan resiko minim,  serta tidak memerlukan biaya atau modal yang besar. Dari berbagai ide usaha, salah satunya yang cocok buat pengusaha pemula adalah beternak kelinci.

Pasti dalam benak Anda muncul pertanyaan. Mengapa harus kelinci? 


Yups! Dari berbagai kelebihannya, salah satunya adalah karena  kelinci merupakan hewan yang sangat adaptable, artinya bisa beradaptasi ketika ditempatkan di lingkungan dengan iklim apapun. Selain itu pembuatan kandang serta bibit juga tidak perlu modal yang besar. Bisa dikerjakan sebagai usaha sampingan dan lain sebagainya.


Oke, untuk lebih detailnya mengenai usaha budidaya kelinci ini, berikut adalah ulasan lengkapnya. Silahkan disimak semoga bisa menjadi referensi buat Anda yang berminat menggeluti usaha ini.

1. Tips Beternak Kelinci Pedaging

Selayaknya sapi ternak atau hewan ternak lainnya seperti kambing, kelinci pedaging juga berpeluang sama untuk bisa menghasilkan banyak uang dengan modal sedikit. Sebelum memutuskan untuk memulai menerjuni bisnis perkelincian, akan lebih baik jika Anda menyimak tips-tips yang saya berikan di bawah ini:


a) Perlengkapan

Persiapan perlengkapan beternak kelinci pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat kandang. Kandang yang baik adalah kandang yang mudah untuk dibersihkan. Selain kandang mudah dibersihkan, Anda juga harus memisahkan kandang antara kandang kelinci betina dan kandang kelinci jantan sesuai umur masing-masing kelinci.
 

Hal ini sudah pasti ditujukan agar ketika memberikan makan serta pembersihan kandangnya akan lebih mudah.


b) Pemilihan Bibit

Berikut beberapa ciri kelinci pedaging unggul yang bisa Anda perhatikan:
•    Bulunya halus dan tidak rontok
•    Berbadan tegap dan lincah/gesit
•    Nafsu makannya sangat baik
•    Perhatikan keturunan indukannya

c) Manajemen modal

Dengan pengaturan manajemen modal yang sistematis dan terperinci, Anda tentu akan dipermudah dalam pengelolaannya. Karena dengan pengaturan modal dan manajemen keuangan merupakan satu-satunya yang dapat menentukan apakah usaha Anda bisa mendapat keuntungan yang besar.

d) Penyakit yang biasanya diderita kelinci pedaging

Penyakit yang umum diderita oleh kelinci pedaging adalah seperti eksim, kudis, penyakit kulit kepala, penyakit telinga akibat kutu, bisul dan penyait mata. 

Penyakit-penyakit di atas biasanya muncul karena kandang kelinci tidak terjaga kebersihannya. Oleh sebab itu, seperti yang sudah saya jelaskan di atas, sebaiknya memang mebuat kandang yang mudah untuk dibersihkan dan memudahkan juga untuk memberikan makanan pada kelinci pedaging ini.

2. Langkah Sederhana Memulai Beternak Kelinci

Jika Anda sudah mengetahui tips apa saja yang harus Anda perhatikan ketika Anda memang benar-benar tertarik untuk beternak kelinci pedaging, maka langkah-langkah sederhana di bawah ini perlu juga Anda terapkan. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:


a) Kandang

Bisa Anda buat dengan cara sistem petak. Setiap petak diisi 2 ekor kelinci jantan dan betina agar bisa menghemat tempat, bahkan Anda juga bisa menyusunnya sampai 2 atau 3 tingkat dari 2 petak tersebut.

Kerapatan kandang adalah hal wajib yang harus Anda perhatikan. Usahakan kandang dibuat rapat untuk menghindari hewan seperti tikus. Karena tikus bisa memakan anakan kelinci. Kandang bisa terdiri dari kayu/bambu dengan menggunakan jaring kawat.



b) Indukan

Jika ingin beternak kelinci pedaging, Anda sebaiknya memilih indukan yang berukuran besar dan dalam kondisi sehat. Jika Anda menginginkan beternak kelinci hias, Anda bisa memilih indukan berjenis Rex, Himalayan, Angora dan lain sebagainya.


c) Sistem pengembangbiakannya

Untuk bisa beternak kelinci, paling tidak kelinci harus berumur 5 bulan. Karena biasanya kelinci yang siap untuk dijadikan ternak adalah yang berusia 5 bulan. Salah satu cara pengembangbiakannya yaitu dengan meletakkan kelinci jantan dan betina dalam satu kandang, kemudian dipisah jika kelinci betinanya sudah hamil.

Selain  memakai cara itu, Anda juga bisa menggunakan sistem pengawinan pagi atau sore hari saja kemudian dipisahkan ke kandang masing-masing lagi setelah selesai. Kelinci hamil hingga waktunya beranak butuh waktu sekitar 30 hari. Sedangkan seekor kelinci bisa menghasilkan 5 sampai dengan 10 ekor kelinci.



d) Proses pemeliharaan

Prosesnya meliputi menjaga kebersihan kandang dan memberinya makan. Pakan yang bisa Anda berikan berupa sawi, kol, bungkil, kangkung, rumput atau kacang-kacangan. Menjaga kandang agar tetap bersih juga perlu diperhatikan agar terhindar dari penyakit.

Anak kelinci yang sudah bisa dipasarkan adalah yang berumur 2 atau 3 bulan. Untuk tempat pemasaran, Anda bisa menjualnya ke konsumen langsung atau ke pasar hewan. Anda juga bisa langsung menawarkan ke warung makan atau restoran yang memang menyediakan berbagai macam olahan kelinci.

3. Rincian Singkat Perkiraan Modal

a) Investasi awal

Harga masing-masing kelinci baik jantan atau betina katakanlah Rp 250.000,-
Harga 4 ekor kelinci jantan Rp 1.000.000,-
Untuk betinanya, Anda bisa membelinya 2x lebih banyak, misal 8 ekor = Rp 2.000.000,-



b) Biaya pembuatan kandang

Misalnya saja pembuatan kandangnya menghabiskan dana Rp 3.500.000,-


c) Biaya pakan

Pakan hijau 12 karung @Rp 5.000,- x 12 bulan = Rp 720.000,-
Pap 10kg @Rp 5.000,- x 12 bulan = Rp 600.000,-
Polar 20kg @Rp 2.700,- x 12 bulan = Rp 648.000,-
Tempat makan minumnya = Rp 350.000,-
Vitamin = Rp 200.000,-
Kebutuhan lain-lain misalnya saja sediakan Rp 200.000,-
Total investasi awalnya = Rp 9.218.000,-

Dalam setahun indukan kelinci bisa melahirkan kira-kira 8 sampai 10 kali, dan setiap melahirkan menghasilkan sebanyak 4 sampai 12 ekor kelinci. Misal setahun beranak 7x dengan jumlah anak @8ekor, keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut:

8 ekor indukan x 7x melahirkan x 8 anak = 448 ekor
Anak kelinci usia 1,5 bulan saja bisa dihargai Rp 30.000,- , bisa naik bisa turun.
448 ekor kelinci x Rp 30.000,- = Rp 13.440.000,-
Untuk tahun berikutnya Anda hanya tinggal mengurangi biaya pembuatan kandang beserta pembelian bibit untuk menentukan keuntungan.
Baca Juga : Cara Beternak Itik Petelur dengan Benar
Perhitungan di atas adalah perumpamaan atau katakanlah perhitungan kasarnya saja. Semoga informasi mengenai bisnis rumahan dengan modal kecil ini bisa membantu Anda dalam memantapkan berwirausaha, terutama untuk beternak kelinci. Terimakasih.
loading...

Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam. Link hidup otomatis difilter.