Bagaimana Cara Beternak Itik Petelur yang Benar

shares |

Peluang Bisnis Bebek Petelur - Berbagai Keunggulan telur itik dibanding dengan telur ayam membuat sebagian orang menjadikannya sebagai konsumsi rutin dan menjadikan berbagai bahan unggulan membuat kue.

Dengan pengetahuan yang minim, bisnis ini bisa berjalan dengan lancar karena mudahnya dalam pemeliharaannya. Sudah banyak contohnya dengan hanya memelihara dengan cara tradisional, sudah mampuh memberikan penghasilan yang memadai. Jika memang Anda berniat untuk membuat bisnis ini menjadi sebuah bisnis yang lebih profesional, maka berikut langkah-langkah dan beberapa tips beternak bebek petelur yang benar.

Langkah Beternak Itik Petelur 

1. Kandang dan pemeliharaan

Terdapat 4 jenis kandang untuk bebek sampai mencapai masa panen telur, yaitu kandang untuk bebek umur 0 sampai 4 minggu, 5 sampai 8 minggu, 8 sampai 20 minggu dan kandang itik yang siap untuk memproduksi telur umur diatas 20 minggu.
  • Umur 0-4 minggu
Kandang anakan bebek yang berumur 0 sampai 4 minggu pada umumnya berbentuk panggung dengan lantai terbuat dari kawan lunak. Daya tampung untuk setiap meter perseginya berkisar antara 20 sampai 25 ekor itik dengan fasilitas tempat pakan (selalu tersedia), minum (selalu tersedia) dan juga lampu sebagai pemanas buatan.

Bagaimana Cara Beternak Itik Petelur yang Benar
Sumber : royjibran.blogspot.com

  •  5 sampai 8 minggu
Daya tampung kandang per meter persegi untuk itik umur 5 sampai 8 minggu adalah 10 sampai 15 ekor.  Ukuran kandang untuk bebek remaja yang berumur 1 sampai 4 bulan adalah 1 sampai 2 meter per segi dengan daya tampung 10 ekor.
  • 8 sampai 20 minggu
Untuk itik dara dengan umur 8 sampai 20 minggu kepadatan kandang per meter persegi adalah 6-8 ekor, kandang didesain dengan tipe berkelompok yang lantainya terbuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dengan campuran pasir dan kapur. Air minum selalu ada dan pemberian pakan 2 kali per harinya. Berat setiap ekor itik pada akhir priode yaitu tepat pada umur 20 minggu tidak boleh melebihi 1,6 kg (berat ideal).

  • 20 minggu keatas/masa bertelur
Itik pada masa peroduksi umur 20 minggu keatas. Dengan kepadatan kandang tidak melebihi 4 ekor per meter persegi. Sistem kandang yang dapat diterapkan yaitu gabungan antara kandang bertelur dan kandang untuk bermain, makan dan minum dengan perbandingan luas 1/3 (kandang bertelur dan tidur yang beratap) dan 2/3 (kandang terbuka untuk bermain dll). Lantai diberi pasir dengan campuran kapur dan kemudian ditutupi dengan sekam padi. 

Sebagai tempat membersihkan bulu dan mempertahankan suhu tubuh dari itik maka harus mempersiapkan wadah yang lebar dengan tinggi air yang dangkal (secukupnya). Pemberian pakan 2 kali sehari dan pengambilan telur pada pagi hari. Persiapkan lampu kecil sebagai penerangan pada malam hari.

2. Penyakit dan cara pengendalian

Tidak seperti ayam, itik termasuk unggas yang tahan terhadap penyakit. Namun pada umumnya penyakit yang sering menjangkiti itik terbagi menjadi 2 yaitu penyakit yang disebabkan dari mikroorganisme seperti virus, bakteri protozoa dan penyakit karena pemberian pakan dan sistem perkandangan yang kurang tepat. 

  • Penyakit Duck Cholera
Penyebab penyakit ini adalah bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Cara Pengendalian: sanitasi kandang, pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
 

  • Penyakit Salmonellosis
Penyebab penyakit ini adalah bakteri typhimurium.
Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Cara Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat

  • Penyakit Lumpuh
Pemberian tanda pada itik yang perah terserang penyakit lumpuh ini sangat membantu dalam mendeteksi karena biasanya akan kembali menyerang jika itik tersebut mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Kelumpuhan itik disebabkan bakteri aspergillus flavus yang berasal dari pakan nabati seperti jangung dan bungkil yang telah tersimpan lama di gudang. Kelumpuhan pada itik juga disebabkan karena itik tersebut memakan bangkai hewan seperti tikus, ular, serangga, cicak dan lain-lain.
Baca Juga : Peluang dan Strategi Bisnis Ayam Bangkok
Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah nafsu makan berkurang, tidak bersuara, bahkan tidak mau minum. Untuk mengatasi penyakit ini sudah banyak tersedia obat moder tapi jika Anda ingin menggunakan ramuan tradisional Anda bisa menggunakan 100 lembar daun mengkudu, 10 lembar daun pepaya dan 1 kg temu hitam, semua bahan ditumbuk halus lalu direbus hingga matang. setelah itu angkat dan saring, air rebusannya kemudian dicampurkan dalam ransum pakan yang diberikan ke itik. Teknik yang lainnya adalah memberikan satu sendok makan air es.

   Kebutuhan Pakan Itik Sesuai dengan Tahap Pertumbuhan
Bagaimana Cara Beternak Itik Petelur yang Benar
Sumber : BALAI PENELITIAN TERNAK, CIAWI BOGOR 2010


  Contoh formula pakan itik petelur dari berbagai sumber
Bagaimana Cara Beternak Itik Petelur yang Benar
Sumber : BALAI PENELITIAN TERNAK, CIAWI BOGOR 2010

 
Contoh kandang itik petelur

Bagaimana Cara Beternak Itik Petelur yang Benar
 Sumber : www.usahaternak.com

Sekian artikel singkat cara beternak itik petelur yang benar, semoga bermanfaat untuk Anda.

loading...

Rekomendasi

Komentar dengan bijak adalah sikap yang mulia. Dilarang berkomentar spam

loading...